Kanal

Eberechi Eze Belum Meyakinkan Jelang Laga Lawan Man United

Penulis: Yuliana Farida
21 Jan 2026, 22:12 WIB

Eberechi Eze Belum Meyakinkan Jelang Laga Lawan Man United - sumber: (footballlondon)

Berita Arsenal menjadi sorotan ketika Eberechi Eze diberi kesempatan untuk memulai pertandingan melawan Inter Milan, tetapi hasilnya justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan menjelang laga melawan Manchester United. Dalam pertandingan yang berlangsung di San Siro, Arsenal menunjukkan performa gemilang di Liga Champions dengan mengalahkan Inter Milan, finalis yang kalah musim lalu.

Pada laga tersebut, Mikel Arteta melakukan tujuh perubahan dari tim yang sebelumnya ditahan imbang 0-0 oleh Nottingham Forest. Meskipun banyak yang mengkritik performa di East Midlands, kenyataannya adalah Arsenal memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan tersebut dengan nyaman, terlepas dari penalti yang diperdebatkan dan tidak diberikan.

Sepak bola Eropa menjadi lebih terbuka bagi Arsenal, di mana rata-rata gol mereka di Liga Champions mendekati tiga per pertandingan, lebih tinggi dibandingkan di Liga Premier yang kurang dari dua. Dalam menghadapi tantangan dari Nerazzurri, Arteta memutuskan untuk merotasi skuad, memberikan kesempatan besar kepada beberapa pemain kunci.

Myles Lewis-Skelly dan Cristhian Mosquera memanfaatkan kesempatan dengan tampil mengesankan. Gabriel Jesus juga mencetak dua gol dari posisi penyerang, memperkuat peluangnya untuk masuk dalam sebelas pemain inti akhir pekan ini.

Namun, Eberechi Eze yang menggantikan Martin Odegaard, yang penampilannya menurun setelah awal yang baik pasca cedera, tidak berhasil memberikan kesan yang kuat. Meski terlibat dalam gol pertama, kontribusi Eze dalam sisa pertandingan dinilai kurang maksimal.

Inter Milan lebih agresif dalam menyerang dibandingkan kebanyakan tim Liga Premier, dan mereka sering menemukan celah di lini tengah Arsenal, yang membuat Arteta terlihat gelisah di pinggir lapangan. Tak heran jika Declan Rice kemudian menggantikan Eze di babak kedua, dan Merino dipindahkan ke peran yang lebih maju.

Untuk Eze, konsistensi menjadi kunci, dan dia mungkin lebih cocok bermain di sisi kiri, jauh dari tanggung jawab bermain di tengah. Namun, dengan keberadaan Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli, posisi tersebut sudah cukup padat. Cedera Odegaard untuk keempat kalinya musim ini hampir pasti akan membuat Eze tampil sebagai starter.

Kembalinya Kai Havertz bisa menjadi opsi dalam peran penyerang kedua. Tetapi bagi Eze, ketika kesempatan datang, dampaknya harus lebih besar, dan semua tahu bahwa dia memiliki kemampuan untuk melakukan itu dan menemukan ritme baru!

Artikel Tag: Arsenal, liga champions, Mikel Arteta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru