Dumfries Ungkap Komunikasi Intens dengan Mourinho Soal Inter Milan
Dumfries Ungkap Komunikasi Intens dengan Mourinho Soal Inter Milan - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia:Denzel Dumfries baru-baru ini berbagi kisah menarik mengenai pengalaman barunya di Real Madrid setelah hengkang dari Inter Milan pada musim panas lalu. Bek Belanda yang energik ini mengungkapkan bahwa meskipun telah berganti klub, hatinya tetap terikat dengan Inter dan mantan rekan-rekannya.
Dumfries, yang bergabung dengan Los Blancos setelah klausul pelepasannya sebesar €20 juta diaktifkan, merasa sangat beruntung bisa bersatu kembali dengan pelatih legendaris, José Mourinho, yang juga memiliki sejarah gemilang bersama Nerazzurri. Dalam sebuah wawancara, Dumfries mengisahkan keakraban yang terjalin dengan Mourinho, yang kerap kali membicarakan masa-masa indah mereka di Inter.
"Denzel Dumfries dan José Mourinho tetap mengikuti perkembangan Inter dan sering berbincang tentang momen spesial mereka di klub tersebut," ungkap Dumfries. Dia juga menyebutkan bahwa dirinya masih menjalin komunikasi dengan para mantan punggawa Inter, terutama Marcus Thuram, yang kerap berbagi canda tawa bersamanya.
Dumfries mengaku, meskipun kini ia menyaksikan dari kejauhan, kedekatannya dengan mantan rekan satu tim seperti Marcus, Hakan Calhanoglu, dan Stefan de Vrij tetap terjaga. "Selama lima tahun, kami menjadi seperti keluarga," kenangnya dengan hangat.
Pertemuan antara Madrid dan Inter di Liga Champions menjadi momen yang sangat dinanti Dumfries. Ketika mengetahui bahwa mereka akan bertemu di babak pertama, ia dengan antusias mengirim pesan kepada rekan-rekannya di Inter, bercanda bahwa ia mengetahui semua taktik mereka. Pertandingan itu, meskipun dipenuhi nuansa emosional, tetap menjadi ajang kompetitif yang serius bagi Dumfries.
Kehidupan di Madrid memang baru dimulai bagi Dumfries, namun pesona kota tersebut berhasil mencuri hatinya. "Madrid adalah tempat yang menakjubkan," tuturnya. Kendati demikian, ia tetap mengingat masa-masa indahnya di Milan dan bagaimana Inter telah menjadi bagian penting dari kariernya.
Hubungan baik Dumfries dengan Piero Ausilio dan Giuseppe Marotta, tokoh penting di balik layar Inter, juga menjadi salah satu aspek yang ia soroti. Menurutnya, keterbukaan dan kejujuran dalam berdiskusi tentang masa depannya adalah kunci dari perpisahan yang baik.
Dumfries mengakhiri wawancara dengan mencatat salah satu pencapaian terbesarnya di Inter: Scudetto pertama yang diraih bersama klub. "Bintang kedua dalam sejarah kami, dan memenangkan double dengan Chivu adalah momen yang tak terlupakan," ujarnya, mengenang kejayaan yang diraihnya bersama Nerazzurri.
Artikel Tag: Jose Mourinho, Denzel Dumfries