Donnarumma Tegaskan Timnas Italia Tak Minta Bonus, Sesalkan Situasi Gravina
Donnarumma Tegaskan Timnas Italia Tak Minta Bonus, Sesalkan Situasi Gravina - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia:Gianluigi Donnarumma, kiper andalan tim nasional Italia, akhirnya angkat bicara mengenai pekan kelam yang mengguncang sepak bola Italia setelah kekalahan di playoff Piala Dunia melawan Bosnia. Dalam wawancara emosional dengan Sky Sport, Donnarumma membahas kontroversi bonus yang mencuat pasca kekalahan tersebut dan memberi penghormatan kepada tiga sosok penting yang telah mengundurkan diri dari posisinya.
Sebagai kapten selama kampanye playoff, Donnarumma merasa sakit hati dengan laporan yang menyebutkan adanya tuntutan bonus dari dalam skuad. "Yang paling menyakitkan adalah kabar yang beredar," ujar Donnarumma. "Sebagai kapten, saya tidak pernah meminta satu euro pun dari tim nasional Italia. Seperti biasa dalam setiap kompetisi, pemain diberikan hadiah jika mencapai target tertentu. Sayangnya, kami tidak berhasil ke Piala Dunia." Ini adalah penegasan tegas dari seorang pemain yang merasa bahwa integritas timnya dipertanyakan pada momen yang sudah menyakitkan.
Kehilangan sosok seperti Gabriele Gravina, Gennaro Gattuso, dan Gianluigi Buffon semakin menambah kesedihan. Donnarumma mengungkapkan rasa hormatnya kepada ketiganya, menyatakan bahwa mereka memberikan kontribusi penting. "Saya memiliki hubungan yang luar biasa dengan Gigi, dengan Gattuso, dengan Gravina," katanya. "Kami merasa menyesal terutama untuk mereka, dan itu menyakitkan. Tapi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada manajer, presiden, dan Gigi."
Meskipun dihantui kekecewaan, Donnarumma tetap berusaha melihat situasi ini dalam konteks yang lebih luas. Ia menekankan bahwa kemenangan di Kejuaraan Eropa 2021 dan rekor kemenangan beruntun Italia adalah pencapaian yang tidak bisa diabaikan. "Dalam tahun-tahun ini, selain dari kekecewaan, kami telah mencapai hal-hal penting," tegasnya. "Tidak semuanya harus dibuang."
Pesannya untuk masa depan sederhana namun penuh perasaan. "Sulit, tetapi kita harus melangkah maju dengan kekuatan dan kesadaran bahwa Italia akan kembali kuat, akan kembali besar." Dengan Liga Bangsa-Bangsa dan Kejuaraan Eropa yang masih di depan mata, proses pembangunan kembali harus dimulai lebih cepat daripada yang diperkirakan banyak orang.
"Dua hari pertama sangat sulit dan melelahkan," aku Donnarumma. "Rasanya benar-benar menyakitkan. Hari-hari pertama saya kesulitan untuk memprosesnya. Namun kenyataannya, kita harus bangkit, melangkah maju, dan bereaksi."
Artikel Tag: Gianluigi Donnarumma