Dibungkam Bodo/Glimt, Suporter Tuduh Dortmund Main Mata dengan Bandar Judi
Selebrasi Fredrik Sjovold Usai Menjebol Gawang Borussia Dortmund yang Dijaga Gregor Kobel (Sumber: Mats Torbergsen/NTB/TT)
Berita Liga Champions: Borussia Dortmund di luar dugaan kalah dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt, dengan skor tipis 1-0 pada matchday kedua Liga Champions Eropa musim 2026/27, Kamis (15/10) dini hari WIB.
Kekalahan ini pun membuat banyak suporter Borussia Dortmund mengamuk, mayoritas dari mereka menuduh pelatih Niko Kovac bermain mata dengan bandar judi. Hal ini tak lepas dari keputusan Kovac untuk mencadangkan beberapa pemain pilar.
Pelatih asal Kroasia itu memilih untuk mencadangkan striker andalannya, Serhou Guirassy, dan memainkan Fabio Silva di lini depan. Kemudian, Felix Nmecha dan Marcel Sabitzer juga hanya mengawali laga dengan status sebagai pemain cadangan. Tak berhenti sampai di situ, Kovac juga memilih untuk tidak membawa Nico Schlotterbeck ke Norwegia dengan dalih memberinya waktu istirahat untuk memulihkan kondisi fisiknya.
“Dasar anak-anak bajing*n! Kalian bekerja untuk bandar judi, kenapa mengistirahatkan pemain untuk pertandingan Liga Champions???” tulis cuitan suporter Dortmund dengan akun X @Finessexian.
Penggemar Dortmund lainnya mengkritik keputusan Niko Kovac yang terlalu berani bereksperimen taktik saat melawan Bodo/Glimt, yang dikenal sebagai pembunuh tim raksasa di Liga Champions Eropa.
“Jika timmu yang tidak berguna itu tidak dibayar untuk kalah, mengapa kamu menurunkan 2 anak berusia 18 tahun melawan Bodo?! Bagaimana bisa kamu meremehkan lawanmu sampai-sampai memainkan 2 anak berusia 18 tahun melawan tim seperti Bodo di kandang sendiri?! Klub yang sangat tidak berguna,” tulis cuitan akun X @SaintBuike.
Artikel Tag: Borussia Dortmund, Niko Kovac, Bodo/Glimt