Dejan Antonic Akui Semen Padang FC Sulit Imbangi Permainan Agresif Arema FC
Gelandang Semen Padang FC, Ripal Wahyudi di laga kontra Arema FC/foto dok Semen Padang FC
Berita Super League: Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic menilai kegagalan timnya mengimbangi agresivitas Arema FC jadi salah satu penyebab kekalahan telak 3-0 yang harus mereka terima di Malang, Minggu (15/2/2026) lalu.
Menurut juru taktik asal Serbia itu, disiplin tinggi yang ditunjukkan barisan belakang Arema FC membuat alur serangan anak asuhnya selalu patah sebelum sempat mengancam gawang. Ia menyoroti bagaimana para pemain lawan selalu berada di posisi yang tepat untuk melakukan intersep.
"Masalah di pertandingan ini adalah Arema jauh lebih agresif di belakang. Semua (pemain Arema) melakukan kontak, jatuh, bam (membuang bola), dan kami kehilangan bola," kata Dejan Antonic.
Guna memecah kebuntuan, Dejan Antonic sempat mencoba melakukan eksperimen taktik dengan mengubah formasi dasar dari 4-3-3 menjadi 4-4-2.
Harapannya, keberadaan dua ujung tombak dapat mengganggu konsentrasi bek lawan. Namun, upaya ini tetap buntu karena pertahanan tuan rumah justru tampil semakin rapat dan solid seiring berjalannya waktu.
Berdasarkan analisis statistik internal, Semen Padang FC tercatat kehilangan bola setidaknya delapan kali di area krusial, sekitar 20 meter dari zona pertahanan lawan.
Kecerobohan ini berdampak fatal, terutama pada proses gol pertama yang dicetak oleh Joel Vinicius di menit ke-29'. Gol tersebut berawal dari skema lemparan ke dalam Alfarizi yang dilanjutkan umpan lambung Valdeci Moreira menuju Gustavo Franca.
Bek Jaime Ocampo sebenarnya memiliki peluang mengantisipasi, namun ia terjatuh sehingga memudahkan lawan mengirim asis ke kotak penalti.
Meski menelan kekalahan pahit di pekan ke-21 Super League musim 2025/2026, Dejan Antonci tetap memberikan apresiasi terhadap perkembangan skuatnya secara keseluruhan.
"Sekali lagi saya bilang tim ini sudah ada progres. Kemarin bagaimana kami menang, hari ini kalah, dan harus memperbaiki untuk pertandingan ke depan," ucapnya.
Senada dengan pelatih, gelandang Semen Padang FC, Ripal Wahyudi menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi total demi mengamankan poin penuh saat menjamu Malut United FC pada laga berikutnya. Kekalahan dari Arema FC ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen tim.
Artikel Tag: Semen Padang FC, Dejan Antonic, arema fc, Super League