Deco Kecewa karena Raphinha Tak Masuk Ballon d’Or
Deco Kecewa karena Raphinha Tak Masuk Ballon d’Or
Berita Liga Spanyol: Dalam sebuah wawancara dengan RAC1 (via SPORT), Direktur Olahraga FC Barcelona, Deco memuji awal musim yang gemilang dari kapten klub, Raphinha.
Pada saat yang sama, mantan pemain timnas Portugal itu juga mengonfirmasi bahwa klub berniat memperbarui kontrak sang kapten saat ini.
Raphinha mengawali musim dengan performa luar biasa; ia telah mencetak delapan gol dalam lima pertandingan, termasuk dua gol (brace) saat melawan Feyenoord tadi malam.
Setelah dipercaya mengemban jabatan kapten klub, pemain sayap asal Brasil ini memimpin lewat teladan—bahkan dalam peran yang tidak biasa baginya sebagai penyerang tengah—sekaligus membuktikan bahwa ia layak mendapatkan kepercayaan yang diberikan oleh Flick, Deco, dan Barça.
Dia juga menyoroti bagaimana performa awal Raphinha, ditambah dengan kontribusi pemain lainnya, memastikan bahwa Barcelona tidak merasa kekurangan sosok penyerang murni di dalam tim.
Dalam wawancara tersebut, Deco juga menyinggung soal daftar 30 besar kandidat Ballon d’Or yang baru saja diumumkan, dan mengungkapkan keterkejutannya yang luar biasa saat melihat Raphinha serta Pedri tidak masuk dalam daftar tersebut.
"Ini adalah skandal global. Saya tidak paham dengan daftar kandidat tersebut. Penghargaan individu itu tidak adil. Sepak bola adalah olahraga tim; sulit untuk menonjolkan individu tertentu," ujarnya.
"Melihat Pedri tidak masuk daftar, mengingat bakat yang dimilikinya, saya benar-benar tidak habis pikir," tambahnya.
Di saat yang sama, Deco menegaskan pandangannya bahwa Lamine Yamal adalah favorit utama untuk memenangkan Ballon d’Or, dengan mengatakan:
"Lamine pastinya menjadi favorit mengingat semua yang telah ia lakukan untuk Barça dan tim nasional. Ia telah melalui sejumlah momen krusial. Ia sempat tampil di Piala Dunia dalam kondisi cedera. Musim lalu ia berperan sangat vital; ia adalah pemain terbaik di LaLiga. Bagi saya, ya. Saya tidak meragukan hal itu sama sekali."
Mengenai Lionel Messi dan rekor delapan gelar Ballon d’Or yang diraihnya, ia menambahkan: "Bisakah orang lain menang pada tahun-tahun saat Leo memenangkannya? Bisa saja, tetapi Leo adalah yang terbaik."
Artikel Tag: Barcelona, Ballon d'Or, Raphinha