Dapat Bullying di Medsos, Inter Pasang Badan Bela Alessandro Bastoni
Alessandro Bastoni
Berita Liga Italia: Inter Milan memberikan pembelaan penuh kepada bek tengah Alessandro Bastoni setelah bek tersebut menerima bullying hingga ancaman di media sosial.
Alessandro Bastoni menjadi sasaran perundungan daring dan ancaman pembunuhan setelah terlibat insiden kartu merah Pierre Kalulu dalam laga Derby d'Italia yang berakhir 3-2.
Bek tengah tersebut dituduh melakukan diving yang memicu kartu kuning kedua bagi sang lawan, sehingga membuat Si Nyonya Tua harus bermain dengan 10 orang.
Pihak manajemen Nerazzurri merasa bahwa tekanan media terhadap sang pemain sudah berada di luar batas kewajaran. Direktur klub serta pelatih Cristian Chivu dilaporkan telah menghubungi pemain berusia 26 tahun tersebut secara pribadi untuk memberikan dukungan moral dan memastikan sang pemain tetap merasa tenang.
"Tidak ada seorang pun di Inter yang menganggapnya sebagai tukang diving sama sekali, dengan semua orang melihat insiden itu tidak lebih dari sekadar insiden kartu kuning biasa." ujar Chivu
Pelatih Inter, Cristian Chivu, bahkan memutuskan untuk menarik keluar sang bek pada awal babak kedua guna melindunginya dari risiko kartu merah balasan. Meskipun menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Fabio Capello, klub tetap berdiri di belakang pemain andalan mereka tersebut.
Beppe Marotta selaku petinggi klub juga mengecam serangan personal yang ditujukan kepada keluarga sang bek. Ia mengingatkan bahwa kesalahan di lapangan adalah hal lumrah dan tidak seharusnya berujung pada ancaman atau boikot terhadap posisi pemain tersebut di tim nasional Italia.
Artikel Tag: Inter Milan, Serie A, Alessandro Bastoni