Daniel Farke Tanggapi Isu Ejekan saat Jeda Buka Puasa
Manajer Leeds United, Daniel Farke. (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Leeds United, Daniel Farke, menyebut kecil kemungkinan aksi ejekan dalam laga kontra Manchester City berkaitan langsung dengan momen berbuka puasa Ramadan.
Dalam pertandingan di Elland Road, Ahad (1/3) lalu, wasit menghentikan laga sejenak agar para pemain Muslim dapat membatalkan puasa. Namun, keputusan itu disambut dengan cemoohan dari sebagian penonton tuan rumah.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengecam aksi tersebut dalam konferensi pers pascalaga. Kelompok antidisriminasi Kick It Out juga menyebut insiden itu “sangat mengecewakan”.
Kini, giliran Daniel Farke yang menanggapinya. “Jika itu bentuk tidak hormat karena jeda tersebut, maka ya, kami harus belajar dari situasi ini,” ujar manajer Leeds United tersebut.
“Saya tidak yakin semua orang menyadarinya — ada juga momen ketika Pep membawa pemain masuk untuk memberi arahan, mungkin suporter mengira itu alasannya. Saya tidak berpikir booing itu karena Ramadan. Jika memang ada sebagian orang yang melakukannya karena itu, maka itu tidak bisa diterima.”
Dalam laga yang sama, Leeds kalah 0-1 lewat gol Antoine Semenyo di injury time babak pertama. Kekalahan itu membuat The Whites tetap berjarak enam poin dari zona degradasi, setelah hanya menelan tiga kekalahan dalam 15 laga terakhir.
Farke sendiri mendapat kartu merah pertamanya dalam 16 tahun karier kepelatihan usai peluit akhir. Ia memasuki lapangan untuk memprotes wasit Peter Bankes, terutama terkait tambahan waktu yang dinilainya kurang.
“Saya diberi tahu bahwa Premier League atau para wasit akan menghubungi saya setelah laporan lengkap insiden itu keluar. Seharusnya segera tersedia, lalu saya punya kesempatan untuk merespons,” kata Farke.
“Laporan itu akan menjelaskan alasan kartu merah. Saya belum yakin bagaimana proses bandingnya dan kapan bisa dilakukan. Namun insting saya mengatakan ini seharusnya bukan kartu merah.”
“Jika ada kesalahan yang jelas dan nyata, dan bagi saya ini kesalahan yang jelas, maka keputusan itu seharusnya dibatalkan. Saya pernah mengalami kasus pemain yang kartu merahnya dibatalkan, dan saya berharap perlakuan yang sama.”
Artikel Tag: Manchester City, Leeds United, Daniel Farke