Cremonese Taklukkan Parma, Giampaolo Ubah Dinamika Persaingan Degradasi
Cremonese Taklukkan Parma, Giampaolo Ubah Dinamika Persaingan Degradasi - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Cremonese Bangkit dengan Kemenangan Penting di Markas Parma
Dalam pertandingan Serie A yang berlangsung di Stadio Ennio Tardini, Cremonese berhasil mencatat kemenangan penting dengan mengalahkan Parma 2-0. Kemenangan ini menjadi momen manis bagi pelatih baru Marco Giampaolo yang sukses membawa timnya keluar dari tekanan zona degradasi.
Parma, yang sebelumnya berada di posisi tengah klasemen, kembali terjebak dalam persaingan zona degradasi setelah hanya mampu meraih dua poin dari tiga pertandingan terakhir. Absennya sejumlah pemain kunci seperti Enrico Delprato yang mendapat skorsing, serta cedera yang dialami Adrian Bernabé, Benja Cremaschi, Pontus Almqvist, dan Matija Frigan, semakin memperburuk situasi mereka.
Di sisi lain, Cremonese datang dengan semangat baru meski masih dibayangi kekalahan telak 4-1 dari Fiorentina yang membuat mereka terpuruk di zona merah. Perubahan formasi menjadi 4-4-2 oleh Giampaolo terbukti efektif meskipun harus tampil tanpa Warren Bondo yang diskors, serta Federico Baschirotto, Michele Collocolo, dan Faris Moumbagna yang masih cedera.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Cremonese sempat mencetak gol melalui Federico Bonazzoli, namun dianulir karena offside. Parma mencoba membalas lewat peluang Mateo Pellegrini yang nyaris membuahkan hasil, tetapi tembakannya meleset tipis.
Gol pembuka Cremonese akhirnya datang di menit ke-54 ketika Youssef Maleh memanfaatkan clearance buruk dari Sasha Britschgi. Maleh melepaskan tendangan keras dari jarak 20 meter yang merobek pojok bawah gawang, menandai gol pertamanya di Serie A sejak 2021.
Keunggulan Cremonese diperbesar oleh Jari Vandeputte di menit ke-68. Berawal dari assist Jamie Vardy yang baru masuk sebagai pemain pengganti, Vandeputte dengan tenang menaklukkan kiper Parma, Zion Suzuki, untuk mengukuhkan kemenangan tim tamu.
Parma berusaha keras mengejar ketertinggalan, namun upaya Gabriel Strefezza dan Hans Nicolussi Caviglia belum membuahkan hasil. Cremonese sukses mengamankan tiga poin penting, kemenangan pertama mereka sejak Desember lalu ketika menundukkan Lecce 2-0.
Dengan hasil ini, Cremonese menunjukkan tekad kuat untuk bertahan di Serie A, sementara Parma harus bekerja keras untuk keluar dari ancaman degradasi yang semakin nyata.