Kanal

Cinta Baru Levante dan Pesona Lama di La Liga

Penulis: Zulaikha Megantara
17 Apr 2026, 03:06 WIB

Cinta Baru Levante dan Pesona Lama di La Liga - sumber: (footballespana)

Berita Liga Spanyol kembali menyajikan sejumlah cerita menarik pekan ini, mulai dari momen menggembirakan, kekhawatiran, hingga keindahan di lapangan hijau.

Kisah Menggembirakan: Levante Temukan Cinta Baru

Levante tengah jatuh hati lagi, dan kali ini pada sosok Carlos Espi. Pada awal musim, Karl Etta Eyong menjadi bintang dengan pindah ke Villarreal dan mencetak enam gol serta tiga assist dalam sembilan penampilan pertamanya. Namun, sejak Oktober, performanya menurun, begitu juga dengan Levante. Hingga hadirnya Espi yang mengubah segalanya.

Dengan seragam vintage yang khas, Espi telah membawa angin segar bagi Levante. Sejak Etta Eyong terakhir mencetak gol, Los Granotas hanya mampu mengumpulkan lima poin di laga-laga tanpa gol dari Espi. Gol Espi di menit ke-83 melawan Getafe menjadi penentu kemenangan. Meski bukan penampilan terbaiknya, Espi mampu merepotkan tiga bek tengah Getafe dan membuktikan kualitasnya.

Dengan rata-rata satu gol setiap 83,5 menit, Espi menjadi harapan Levante untuk bertahan di La Liga. Gol-golnya memberikan delapan dari total 29 poin yang diraih Levante musim ini. Espi, dengan tinggi 194 cm, memanfaatkan keunggulan fisiknya untuk menjadi target man yang menakutkan bagi lawan.

Kisah Mengkhawatirkan: Real Betis yang Monoton

Real Betis tengah menjalani musim yang berpotensi bersejarah. Meski meraih kemenangan di Copa del Rey, tim asuhan Manuel Pellegrini ini terlihat monoton. Dalam perburuan posisi Liga Champions, Betis justru mengalami penurunan performa.

Kehilangan Giovani Lo Celso dan Isco akibat cedera mempengaruhi Pablo Fornals, yang sebelumnya menjadi motor serangan. Cucho Hernandez, yang paling tajam di lini depan, kini harus bekerja ekstra keras tanpa banyak dukungan dari Chimy Avila dan Cedric Bakambu.

Betis belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan La Liga terakhir setelah ditahan imbang 1-1 oleh Osasuna. Pellegrini mengakui bahwa skuadnya tidak didesain untuk bersaing di tiga kompetisi sekaligus. Jika tidak segera membaik, Betis berisiko kehilangan kesempatan emas untuk kembali ke Liga Champions setelah dua dekade.

Keindahan: Sebuah Pertandingan Klasik

Pekan lalu, Real Sociedad dan Alaves menghadirkan pertandingan yang menghidupkan kembali nostalgia di La Liga Retro Weekend. Kedua tim bermain imbang 3-3 dalam derby Basque yang penuh drama.

Real Sociedad dan Alaves berkomitmen bermain penuh semangat, menciptakan pertandingan yang mengingatkan pada era 1980-an. Gol keenam yang dicetak Lucas Boye di menit ke-97 menjadi sorotan, dengan penyelesaian bola ke atap gawang di tengah guyuran hujan. Selebrasi yang dilakukan tanpa mencari kamera, namun dengan dirubung rekan setimnya, menambah keindahan momen tersebut.

Demikianlah rangkuman cerita-cerita menarik dari La Liga pekan ini, yang mencerminkan dinamika dan emosi dalam dunia sepak bola Spanyol.

Artikel Tag: Levante, Carlos Espi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru