Chelsea Fans Kritik Pilihan Liam Rosenior yang Mainkan Pemain Tak Meyakinkan Melawan Burnley
Chelsea Fans Kritik Pilihan Liam Rosenior yang Mainkan Pemain Tak Meyakinkan Melawan Burnley - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Pertandingan antara Chelsea dan Burnley berakhir dengan hasil imbang 1-1, membuat para penggemar Chelsea kecewa. Hasil yang kurang memuaskan ini membuat Chelsea gagal memberi tekanan pada pesaing utama mereka untuk kualifikasi Liga Champions.
Chelsea sempat unggul cepat saat Joao Pedro mencetak gol setelah serangan rapi di lima menit pertama. Namun, meski mendominasi dan membombardir gawang Martin Dubravka, mereka gagal menambah gol kedua yang krusial.
Kondisi memburuk bagi tuan rumah ketika Wesley Fofana mendapat kartu merah di babak kedua. Burnley memanfaatkan situasi ini dengan baik, dan Zian Flemming mencetak gol penyama kedudukan di waktu tambahan, meredam suasana di Stamford Bridge.
Malo Gusto Dikritik Setelah Tampil Buruk
Keputusan Liam Rosenior menempatkan Malo Gusto di posisi yang tidak biasa mendapatkan sorotan tajam dari para pendukung Chelsea. Biasanya bermain sebagai bek kanan, Gusto kali ini harus menggantikan posisi Marc Cucurella di sisi kiri, sementara Jorrel Hato, yang lebih cocok di posisi tersebut, hanya duduk di bangku cadangan hingga menit ke-80.
Para penggemar meluapkan frustrasi mereka terhadap penampilan Gusto yang dinilai kurang berpengaruh dalam serangan. Seorang pengguna X bahkan menyarankan menjual Gusto karena kecewa dengan umpan tanpa pandangannya di kotak penalti. Kritik juga diarahkan kepada Rosenior yang memilih Gusto di posisi yang tidak alami baginya, dengan beberapa pendukung menilai Hato seharusnya lebih dipercaya untuk peran tersebut.
Penampilan Gusto yang Mengecewakan melawan Burnley
Bagi Gusto, pertandingan ini menjadi momen yang ingin dilupakannya. Dari lima duel defensif, ia hanya memenangkan dua dan meski sering maju membantu serangan, ia melakukan satu pelanggaran dan beberapa kali dilewati lawan. Dalam hal serangan, Gusto menyelesaikan 43 dari 51 umpan (84%) dan kehilangan bola 11 kali tanpa memberikan umpan silang yang sukses ke area penalti. Statistik ini membuat kekecewaan penggemar terhadap penampilannya dapat dimengerti.