Chelsea Didenda Premier League, Terancam Larangan Transfer
Chelsea didenda dan terancam larangan transfer akibat pelanggaran finansial. (Foto: John Walton/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Chelsea menerima hukuman berupa denda besar dan larangan transfer bersyarat setelah dinyatakan melanggar aturan finansial Premier League pada era kepemilikan Roman Abramovich. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah penyelidikan liga menemukan adanya pembayaran rahasia yang dilakukan klub dalam beberapa transfer pemain.
Premier League menjatuhkan denda sebesar £10,75 juta kepada Chelsea serta larangan transfer selama satu tahun. Namun hukuman larangan transfer itu bersifat bersyarat dan ditangguhkan selama dua tahun, sehingga tidak langsung berlaku kecuali terjadi pelanggaran baru dalam periode tersebut.
Kasus ini berkaitan dengan pembayaran ilegal kepada agen dan pihak ketiga yang terjadi antara tahun 2011 hingga 2018. Investigasi Premier League mengungkap bahwa The Blues melakukan pembayaran rahasia kepada agen yang tidak terdaftar serta beberapa individu lain yang terlibat dalam proses transfer pemain.
Pelanggaran tersebut sebenarnya pertama kali terungkap saat proses due diligence ketika konsorsium Todd Boehly dan Clearlake Capital, melalui BlueCo, mengambil alih klub pada 2022. Setelah temuan itu muncul, pihak klub langsung melaporkannya secara sukarela kepada Premier League, FA, dan UEFA.
Dalam laporan resmi liga disebutkan bahwa Chelsea mengakui telah melakukan pembayaran rahasia dengan total mencapai £47 juta. Dana tersebut diberikan kepada agen yang tidak terdaftar dan pihak ketiga dalam sejumlah transaksi transfer pemain.
Beberapa transfer besar disebut secara khusus dalam laporan Premier League. Di antaranya adalah transfer Eden Hazard, Samuel Eto’o, serta David Luiz yang menjadi bagian dari penyelidikan terkait pembayaran tersebut.
Selain larangan transfer bersyarat, Chelsea juga menerima hukuman tambahan berupa larangan merekrut pemain akademi selama sembilan bulan. Sanksi tersebut berlaku langsung dan berkaitan dengan proses pendaftaran pemain muda antara tahun 2019 hingga 2022.
Dalam pernyataan resminya, The Blues menegaskan bahwa mereka telah bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas sepak bola selama proses investigasi berlangsung. “Sejak awal proses ini, klub menangani masalah ini dengan sangat serius dan memberikan kerja sama penuh kepada semua regulator terkait,” bunyi pernyataan resmi tersebut.
Klub juga menyambut baik pengakuan liga terhadap sikap kooperatif mereka selama penyelidikan berlangsung. “Kami menyambut baik pengakuan Premier League atas ‘kerja sama luar biasa’ yang kami berikan serta pernyataan bahwa tanpa pengungkapan sukarela ini, sejumlah pelanggaran aturan mungkin tidak pernah terungkap,” lanjut pernyataan tersebut.
Karena larangan transfer utama bersifat ditangguhkan, Chelsea masih diperbolehkan merekrut pemain senior pada bursa transfer musim panas mendatang. Namun hukuman tersebut bisa langsung diberlakukan jika klub kembali melakukan pelanggaran aturan finansial dalam dua tahun ke depan.
Premier League juga memutuskan untuk tidak memberikan sanksi olahraga tambahan seperti pengurangan poin. Liga menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sikap proaktif Chelsea dalam melaporkan pelanggaran serta kerja sama penuh yang mereka berikan selama proses penyelidikan.
Artikel Tag: Chelsea, Premier League