Kanal

Cerita Teja Hadapi Tekanan Masif Hingga Laga Pekan Terakhir

Penulis: M. Aldi
28 Mei 2026, 23:00 WIB

Kiper Persib, Teja Paku Alam

Berita Super League Indonesia: Ketegangan tinggi menyelimuti skuad Persib di perburuan juara musim ini. Hal tersebut dirasakan Teja Paku Alam karena persaingan terjadi hingga ke pekan terakhir Super League 2025/2026.

Pemain asal Padang ini mengakui bahwa keberhasilan mengunci gelar di detik akhir menghadirkan tekanan mental. Situasi ini tidak dirasakan Teja Paku Alam bersama tim di musim-musim yang sebelumnya.

Berbeda dengan musim lalu, persaingan ketat papan atas tahun ini memaksa armada Maung Bandung harus bertaruh nasib hingga laga pamungkas. Saling sikut perolehan angka dengan kompetitor membuat suasana ruang ganti tim sempat mencekam.

"Iya, mungkin sudah satu bulan ini mungkin pressure tersendiri ya. Karena lawannya kita sama poin kita, jadi ya memang berasa sih pressure-nya," ujar kiper 32 tahun ini saat ditemui di Bandung, Kamis (28/5).

Besarnya beban yang dipikul sepanjang satu bulan terakhir membuat Teja tak mampu membendung air mata kebahagiaan saat laga penentu berakhir. Saat wasit meniupkan peluit panjang, dia mengekspresikan rasa leganya secara emosional.

"Makanya setelah kemarin pertandingan terakhir pas pertandingan peluitnya berakhir ya, saya emosional sekali, mungkin itu sih," tutur mantan kiper Semen Padang tersebut melanjutkan.

Keberhasilan mempertahankan tahta juara di tengah tekanan yang masif merupakan pembuktian mentalitas juara sesungguhnya. Ini menjadi gelar juara ketiga kalinya secara beruntun di kompetisi Indonesia.

Dia juga mengakui punya nazar bisa sukses membawa Persib menjadi juara lagi. Namun Teja tidak ingin membeberkannya kepada publik. "Kalau nazarnya, ga bisa dibilang-bilang ini. Yang penting Insya Allah ada," tukasnya.

Artikel Tag: Persib, teja paku alam, Super League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru