Carlo Festa Menilai Strategi Transfer AC Milan Sangat Beresiko Bagi Klub
AC Milan
Berita Liga Italia: Jurnalis Italia, Carlo Festa menilai strategi transfer AC Milan sangat beresiko, terutama jika pemain yang dibeli tidak menampilkan performa yang diinginkan.
Dalam sesi wawancara bersama MilanNews, Jurnalis Il Sole 24 Ore, Carlo Festa turut menyinggung kondisi keuangan AC Milan yang berpotensi menutup tahun ini dalam neraca merah akibat absennya pendapatan Liga Champions musim lalu.
Ia mengaitkan kondisi tersebut dengan strategi transfer yang selama ini dijalankan pihak klub di bawah Gerry Cardinale yang ingin fokus mendatangkan pemain muda, dan berharap bisa mengembangkannya, dan menjualnya dengan harga tinggi.
"Cardinale, dalam rekam jejaknya di klub-klub sebelumnya, menunjukkan pola yang sama: menjual pemain dengan harga bagus lebih dulu, lalu membeli pemain baru. Hal itu ia lakukan di Milan, juga di Toulouse.” ujar Festa.
“Mungkin ia ingin melakukan beberapa penjualan lalu berbelanja pemain. Tapi sekali lagi, semua bergantung pada pemain mana yang dibeli. Jika kamu membeli pemain muda berbakat yang kemudian tidak memberikan hasil, itu satu hal.”
“Kamu perlu menemukan bauran yang tepat antara pemain muda berpotensi dan pemain berpengalaman yang bisa mendatangkan hasil dan bahkan trofi," tegasnya.
Festa kemudian menutup pernyataannya dengan menggambarkan kebingungan yang dirasakan para pendukung rossoneri saat ini, dimana mereka harus menghadapi ketidakpastian Milan, terutama berkaitan dengan prestasi di lapangan.
"Saya memahami kondisi para suporter Milan saat ini: ada ketidakpastian besar soal masa depan, bukan dari sisi finansial, melainkan dari sisi prestasi dan hasil olahraga. Di sana ada banyak tanda tanya.”