☰
Kanal
✕

Calvin Verdonk Bangga Raih Trofi MOTM UCL, Mau Dipajang di Samping TV

Penulis: Abdi Ardiansyah
04 Nov 2026, 23:40 WIB

Calvin Verdonk raih penghargaan Man of the Match di Liga Champions

Berita Liga Champions - Calvin Verdonk tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah terpilih sebagai Man of the Match (MOTM) pertandingan Bodo/Glimt kontra LOSC Lille di Liga Champions 2026-2027. Bek Timnas Indonesia itu bahkan sudah memiliki rencana khusus untuk trofi yang didapatkannya, yakni memajangnya di ruang tamu tepat di samping televisi.

Penghargaan tersebut terasa istimewa bagi Verdonk karena diraih di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Pemain berusia 29 tahun itu mengaku sangat bahagia bisa mendapatkan pengakuan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

"Sangat senang. Ini adalah Liga Champions, panggung terbesar dalam sepak bola, jadi saya benar-benar bahagia mendapatkan ini," kata Calvin Verdonk dalam wawancara setelah pertandingan.

Kebanggaan Verdonk bahkan terlihat dari rencananya menyimpan trofi tersebut. Ia ingin meletakkannya di tempat yang mudah terlihat setiap hari.

"Saya rasa trofi ini akan saya letakkan di ruang tamu, tepat di samping televisi, agar saya bisa melihatnya setiap saat," ujarnya.

Bek sayap andalan Timnas Indonesia ini mendapatkan penghargaan MOTM setelah tampil sebagai starter saat Lille bertandang ke markas Bodo/Glimt di Aspmyra Stadium, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.

Pelatih Davide Ancelotti mempercayainya untuk mengisi posisi bek kiri. Verdonk pun bermain selama 90 menit dan menunjukkan kontribusi solid dalam menjaga pertahanan Lille.

Menurut statistik WhoScored, mantan pemain NEC Nijmegen tersebut mencatatkan lima tekel sukses dan memenangkan satu duel udara. Penampilannya mendapat rating 7,4 dari platform tersebut.

Pertandingan sendiri berakhir imbang tanpa gol. Hasil itu membuat Lille mendapatkan poin pertama setelah menelan tiga kekalahan dalam tiga pertandingan sebelumnya.

Tambahan satu poin membuat Lille masih berada di peringkat ke-34 klasemen fase liga dengan koleksi satu angka. Mereka sebelumnya kalah dari Real Betis (2-3), Arsenal (0-3), dan Galatasaray (2-4).

Lille masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi untuk mengamankan tiket ke babak playoff menuju 16 besar. Namun, mereka harus mengejar ketertinggalan dari tim-tim yang berada di zona 24 besar.

Bagi Calvin Verdonk, hasil imbang tersebut mungkin belum memuaskan. Namun penghargaan individu di panggung Liga Champions tentu menjadi pencapaian yang akan dikenangnya, bahkan ingin terus dipandangnya dari ruang tamu rumah sendiri.

Artikel Tag: liga champions, Timnas Indonesia, Lille, Calvin Verdonk

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru