Brahim Diaz Kembali Berusaha Mendapatkan Peran di Real Madrid
Brahim Diaz Kembali Berusaha Mendapatkan Peran di Real Madrid
Berita Liga Spanyol: Bulan Januari bukanlah bulan yang mudah bagi gelandang serang Real Madrid, Brahim Diaz. Ia melakukan kesalahan dengan gagal mengeksekusi penalti saat membela Maroko di final Piala Afrika, yang menyebabkan negaranya kehilangan gelar juara.
Pemain serbaguna berusia 27 tahun ini menghadapi kritik dari berbagai pihak dan melewati masa sulit setelah kompetisi tersebut.
Namun, setelah melewati masa sulit, Brahim Diaz kembali menjadi pemain penting bagi Real Madrid dan berupaya mendapatkan peran yang lebih besar dalam tim, demikian laporan AS.
Pemain internasional Maroko ini mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka melalui sebuah pernyataan, meskipun kembali ke Madrid sebagai pemenang Sepatu Emas AFCON, dengan rekor pribadi yang mengesankan.
Orang-orang terdekatnya berpendapat bahwa kejadian tersebut akan membuatnya lebih kuat secara mental, dan waktu telah membuktikan kebenaran pernyataan tersebut.
Alih-alih menyerah, penyerang serbaguna ini telah mengambil langkah maju yang signifikan, menunjukkan kekuatan mentalnya dalam tiga pertandingan yang telah dimainkannya sejak kembali bersama Real Madrid.
Melawan Rayo, ia berperan penting setelah menggantikan Jude Bellingham yang cedera pada menit kelima. Brahim memberikan assist kepada Vinicius Jr. untuk gol pembuka Real Madrid dan menciptakan pergerakan yang berujung pada penalti yang dieksekusi Kylian Mbappe untuk gol kemenangan.
Melawan Valencia, ia kembali berperan penting, memberikan assist kepada Mbappe untuk memastikan kemenangan di akhir pertandingan.Melawan Valencia, Brahim memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum akhirnya bermain di sayap kiri serangan Real Madrid.
Namun, ia mungkin pada akhirnya dapat berkembang lebih jauh di sayap kanan, terutama dengan absennya Rodrygo Goes dan Franco Mastantuono yang masih kesulitan untuk menunjukkan kemampuannya.
Yang jelas adalah Brahim telah sepenuhnya mengubah situasinya sejak kembali dari Piala Afrika tiga minggu lalu.
Ia semakin gencar dan mendesak untuk menggantikan Alvaro Arbeloa. Dia tahu bahwa dia memiliki tempat di starting XI Real Madrid, tetapi dia siap menunggu momennya dan mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan, seperti yang telah dia lakukan sebelumnya.
Artikel Tag: Real Madrid, Maroko, Brahim Diaz