Bos Arsenal Masuk Jajaran Pemilik Klub Terburuk di Premier League
Stan Kroenke (tengah). (Foto: Getty Images)
Berita Liga Inggris: Pemilik Arsenal, Stan Kroenke, masuk dalam daftar pemilik klub terburuk di Premier League pilihan talkSPORT baru-baru ini.
Kroenke mulai masuk ke dalam lingkungan Arsenal pada 2007 meski baru memiliki saham minoritas. Empat tahun berselang, Kroenke kemudian masuk ke dalam dewan direksi dan memiliki saham mayoritas Arsenal.
Miliarder Amerika Serikat itu memiliki 67 persen saham Arsenal melalui Kroenke Sports & Entertainment (KSE), tetapi kemudian membeli 30 persen lainnya dari Alisher Usmanov pada Agustus 2018.
Kroenke bukanlah sosok yang dicintai penggemar Arsenal. Mayoritas dari mereka bahkan bisa dibilang membenci pria berusia 71 tahun itu. Dia dinilai hanya mementingkan bisnis daripada trofi di London utara.
The Gunners bahkan seperti dianaktirikan ketika membandingkannya dengan dengan LA Rams, tim american football milik Kroenke. Ia rela berinvestasi besar-besaran agar Rams bisa sukses di National Football League, seperti memindahkan markas ke Los Angeles pada 2016, memboyong banyak pemain bintang, hingga membangun stadion baru.
Musim panas ini saja, Kroenke hanya memberikan 40 juta poundsterling untuk Unai Emery di jendela transfer. Jumlah tersebut tentu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan rival mereka lainnya.
Dan terbukti, Kroenke dinobatkan sebagai pemilik klub terburuk kedua di Premier League pilihan talkSPORT. Dia hanya berada di depan pemilik Newcastle United, Mike Ashley.
Berikut adalah daftar lengkapnya - dimulai dari yang terburuk:
- Mike Ashley (Newcastle)
- Stan Kroenke (Arsenal)
- Farhad Moshiri (Everton)
- The Glazer family (Manchester United)
- Roman Abramovich (Chelsea)
- David Gold dan David Sullivan (West Ham)
- Steve Parish, Josh Harris dan David Blitzer (Crystal Palace)
- Kevin McCabe dan Abdullah bin Musa'ad bin Abdulaziz Al Saud (Sheffield United)
- Gao Jisheng (Southampton)
- Maxim Demin (Bournemouth)
- The Srivaddhanaprabha Family (Leicester City)
- Delia Smith dan Michael Wynn-Jones (Norwich City)
- Tony Bloom (Brighton and Hove Albion)
- Nassef Sawiri dan Wes Edens (Aston Villa)
- ENIC International (Tottenham)
- Mike Garlick dan John Banaszkiewicz (Burnley)
- Gino Pozzo (Watford)
- Mansour bin Zayed Al Nahyan (Manchester City)
- John W. Henry (Liverpool)
- Fosun International (Wolverhampton Wanderers)
Artikel Tag: Arsenal, Stan Kroenke