Bologna Tahan Inter dalam Laga Sengit 3-3 di Akhir Serie A
Bologna Tahan Inter dalam Laga Sengit 3-3 di Akhir Serie A - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Di Stadion Renato Dall’Ara, laga penuh drama terjadi ketika FC Internazionale berhasil menyamakan kedudukan dalam duel sengit melawan Bologna FC 1909 dengan skor akhir 3-3. Pertandingan ini menampilkan aksi gemilang, termasuk tendangan bebas fantastis dari Federico Dimarco dan gol bunuh diri yang aneh dari Piotr Zielinski.
Inter Milan, yang baru saja merayakan gelar Scudetto dan Coppa Italia, memulai laga dengan melepas beberapa pemain bintang mereka lebih awal, termasuk Hakan Calhanoglu dan Marcus Thuram. Sementara itu, Bologna tampil tanpa beberapa pemain kunci, seperti Riccardo Orsolini dan Nicolò Cambiaghi. Namun, Lorenzo De Silvestri mendapatkan kesempatan tampil di hari ulang tahunnya yang ke-38 sebelum pensiun.
Pertandingan dimulai dengan tekanan dari Bologna, di mana usaha Jonathan Rowe digagalkan oleh Yann Bisseck. Namun, Inter memanfaatkan peluang pertama mereka dengan baik ketika Dimarco mencetak gol menakjubkan dari tendangan bebas, mengukuhkan statusnya sebagai MVP Serie A musim ini.
Bologna tidak tinggal diam. Federico Bernardeschi memanfaatkan bola rebound untuk menyamakan kedudukan setelah upaya Stefan de Vrij memotong umpan. Kemudian, Bologna berbalik unggul melalui gol beruntung Tommaso Pobega yang memantul dua kali sebelum menjebol gawang Inter.
Kekacauan terjadi ketika Piotr Zielinski secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri, membuat Bologna unggul 3-1. Namun, Inter tidak menyerah. Francesco Pio Esposito memanfaatkan bola muntah untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2.
Di penghujung pertandingan, Andy Diouf memastikan hasil imbang dengan gol spektakuler setelah menerima umpan dari Luka Topalovic. Gol ini tidak hanya menyelamatkan Inter, tetapi juga menandai catatan menarik bahwa setiap kali mereka meraih gelar Serie A, mereka selalu mencetak 89 gol.
Dengan hasil ini, kedua tim mengakhiri musim dengan penuh gaya, meninggalkan para penggemar dengan kenangan pertandingan yang penuh aksi dan ketegangan.
Artikel Tag: Inter Milan, Federico Dimarco