Kanal

Bertrand Traore Soroti Mental dan Karakter Sunderland

Penulis: Fery Andriyansyah
03 Mar 2026, 02:30 WIB

Bertrand Traore bahas penalti dan karakter tim. (Foto: Steve Welsh/PA Images via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Bertrand Traore menilai Sunderland menunjukkan respons positif saat bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Sabtu (1/3) di Vitality Stadium. Winger berusia 30 tahun itu memuji peningkatan mentalitas tim setelah kekalahan 3-1 dari Fulham sepekan sebelumnya.

Sunderland sempat unggul lebih dulu lewat gol Eliezer Mayenda di babak pertama sebelum Evanilson menyamakan kedudukan untuk tuan rumah. Hasil tersebut memang memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi empat laga di Premier League, tetapi sekaligus menghentikan tren kekalahan.

“Setelah setiap pertandingan, kami selalu mengevaluasi dan mengkritisi performa kami. Pelatih juga menyampaikan pandangannya,” ujar Bertrand Traore. “Sebagai pemain, kami merasa pekan lalu tidak cukup, intensitas kami kurang. Hari ini saya pikir kami merespons dengan sangat baik.”

Ia menilai Sunderland tampil kompetitif di kandang lawan dan menunjukkan karakter yang lebih kuat. “Kami memimpin pertandingan, dan ketika mereka menyamakan kedudukan, kami mencoba mencetak gol kedua. Memang belum cukup, tetapi satu poin tetap positif.”

Traore juga menegaskan bahwa periode sulit seperti ini wajar dialami tim promosi. “Sebagai tim yang baru naik, ini normal. Kami beruntung fase ini tidak datang lebih awal. Sekarang kami harus membalikkan keadaan dan terus bekerja keras.”

Selain performa di lapangan, Traore menyoroti keputusan wasit yang dianggap merugikan Sunderland. Ia merasa timnya layak mendapat penalti saat Enzo Le Fee tampak dilanggar Alex Jimenez di awal laga.

“Saya melihat tayangannya dari bangku cadangan. Menurut saya itu pelanggaran, tetapi itu bukan keputusan kami,” katanya. “Mungkin pada kesempatan berikutnya wasit akan lebih berpihak kepada kami.” Ia juga menyinggung momen ketika Tyler Adams terhindar dari kartu merah setelah pelanggaran terhadap Granit Xhaka.

Kembalinya Traore dari cedera lutut dinilai tepat waktu mengingat jadwal padat dan sejumlah pemain inti yang absen. Ia terakhir bermain pada 14 Desember sebelum menjalani periode panjang tanpa pertandingan.

“Rasanya menyenangkan bisa kembali bersama tim,” ujarnya. “Periode ini adalah fase paling berbahaya dalam musim. Cuaca, kelelahan, dan banyaknya pertandingan membuat segalanya lebih sulit. Kami punya beberapa cedera pemain penting, jadi saya senang bisa membantu.”

Traore pun menegaskan pentingnya persatuan tim. “Kami harus tetap bersama seperti sejak awal musim. Kami akan mencoba meraih sebanyak mungkin poin.”

Artikel Tag: Sunderland, Bertrand Traore

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru