Belum Berakhir, Javier Tebas Kembali Serang Real Madrid
Javier Tebas. (Foto: Arnold Jerocki/Getty Images For Sportel)
Berita Liga Spanyol: Presiden La Liga, Javier Tebas, melancarkan serangan baru terhadap Real Madrid dengan menuduh mereka tengah berusaha untuk merusak kompetisi.
Hubungan antara Javier Tebas dan Real Madrid praktis telah runtuh, di mana kedua pihak berselisih selama beberapa tahun terakhir. Situasi memanas dalam beberapa pekan terakhir ketika presiden La Liga membuat pernyataan kontroversial, membandingkan metode Real Madrid TV dengan propaganda Nazi, yang mendorong klub untuk menuntut pengunduran dirinya.
Kini, Tebas menuduh Real Madrid menentang inisiatif La Liga dan menggunakan RMTV untuk merusak organisasi dan kompetisi secara lebih luas.
"Mereka menentang semua yang dilakukan La Liga dan menyebabkan kerugian besar bagi kami melalui siaran televisi mereka. Kerugian ini tidak hanya memengaruhi La Liga, tetapi juga semua klub dalam kompetisi tersebut. Tujuan mereka adalah melemahkan La Liga untuk mempromosikan kompetisi lain seperti Liga Super," ujar Tebas.
Tidak berhenti sampai di situ, Javier Tebas mengecam Real Madrid karena menyeret kasus Negreira 'seperti permen karet', dan juga menyatakan bahwa Florentino Perez baru mulai mengkhawatirkan masalah ini setelah Barcelona menarik diri dari proyek Liga Super.
"Mereka membesar-besarkan kasus Negreira seperti mengunyah permen karet. Real Madrid mengira Negreira ada di setiap ruang ganti wasit di setiap stadion tempat Real Madrid bermain. Saya mengingatkan Real Madrid bahwa kami pergi ke kantor kejaksaan sebelum Real Madrid melakukannya," ujarnya melanjutkan.
"Presiden Real Madrid berada di dewan direksi selama enam bulan setelah masalah Negreira terungkap."
"Dalam rapat umum, dia membela klub temannya saat itu ketika masih berada di Liga Super. Sejak hari Barca pindah, sepertinya semuanya berubah."
Kemudian, petinggi La Liga menyebut 'serangan' Real Madrid terhadap Barcelona tidak dapat diterima, dengan mengatakan: "Harus dinyatakan dengan jelas bahwa apa yang terjadi dengan serangan terus-menerus terhadap FC Barcelona tidak dapat diterima karena ini adalah masalah yang berlarut-larut."
"Barcelona harus memikul tanggung jawabnya jika perlu, tetapi saat ini mereka tidak dapat disalahkan atas apa pun karena Real Madrid-lah yang meminta prosesnya diperpanjang."
Javier Tebas juga membahas penyelidikan Dewan Olahraga Tinggi (CSD) terhadap dirinya setelah komentar kontroversialnya yang membandingkan metode Real Madrid TV dengan Joseph Goebbels.
"Yang tidak dapat diterima adalah mereka bertindak atas inisiatif sendiri padahal tidak ada keluhan. Jelas sekali mereka ingin menyingkirkan Javier Tebas.”
"Saya belum menerima pemberitahuan apa pun, tetapi jika mereka mendengarkan apa yang saya katakan, itu karena mereka menggunakan metode yang dipelajari di banyak universitas," pungkasnya.
Artikel Tag: Real Madrid, La Liga, Javier Tebas