Kanal

Barcelona Hampir Capai Batas Gaji, Kurang €10 Juta

Penulis: Zulaikha Megantara
03 Feb 2026, 07:51 WIB

Barcelona Hampir Capai Batas Gaji, Kurang €10 Juta - sumber: (footballespana)

Berita Liga Spanyol: Barcelona semakin dekat untuk mengendalikan tagihan gaji mereka sesuai batas yang ditetapkan La Liga, sebuah pencapaian yang belum dirasakan dalam 3,5 tahun terakhir. Klub raksasa Catalan ini telah melalui perjalanan panjang dalam mengelola utang yang membengkak dan dampak dari penjualan aset yang terkenal, sering disebut sebagai ‘tuas ekonomi’.

Pada musim panas 2022, Presiden Barcelona, Joan Laporta, memutuskan untuk mengaktifkan ‘tuas ekonomi’ dengan menjual aset senilai €656 juta. Namun, penjualan 49,5% saham di Barca Studios tidak berjalan sesuai rencana. Beberapa investor gagal memenuhi kewajiban pembayaran, menyebabkan nilai perusahaan turun dari €400 juta menjadi hampir setengahnya. Hal ini membuat Barcelona harus menanggung beban finansial sekaligus berusaha mengurangi tagihan gaji yang besar.

La Liga menetapkan batas gaji berdasarkan tagihan gaji dan biaya transfer yang boleh mencapai 70% dari pendapatan tahunan klub. Klub yang melebihi batas ini hanya bisa menghabiskan 60% dari apa yang mereka hemat atau hasilkan, berbeda dengan klub yang berada dalam batas, yang bisa membelanjakan seluruh penghematan atau pendapatan tersebut. Kondisi ini menjadi tantangan bagi Barcelona sejak 2022.

Menurut laporan terbaru, Barcelona kini hanya berjarak sedikit lebih dari €10 juta untuk berada dalam batas gaji yang ditetapkan. Pembaharuan kontrak Frenkie de Jong, kesepakatan baru untuk kompleks residensial bertema Barcelona, dan keluarnya Dro Fernandez telah membantu klub mendekati tujuan ini.

Sebagian dari dana yang dihasilkan digunakan untuk memulihkan jaminan bank dewan senilai €19 juta, yang awalnya disiapkan untuk mendaftarkan pemain seperti Roony Bardghji, Wojciech Szczesny, dan Gerard Martin. Namun, masih ada jaminan bank sebesar €7 juta yang harus dipulihkan, menjadi prioritas mengingat masa jabatan dewan yang hampir berakhir.

Rencana Barcelona selanjutnya adalah mengumpulkan pembayaran akhir sebesar €30 juta dari New Era Visionary Group dalam perjanjian sewa hak kursi VIP di Camp Nou senilai €100 juta, di mana saat ini baru €70 juta yang telah dikumpulkan. Klaim seperti ini bukanlah hal baru, dan meskipun sering disampaikan oleh Presiden Joan Laporta, para penggemar Barcelona mungkin akan menyikapi berita ini dengan skeptis.

Artikel Tag: Barcelona, Frenkie De Jong, Joan Laporta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru