Kanal

Bali United Ditekuk Persija Jakarta, Kebobolan Di Menit Awal Jadi Bencana

Penulis: Dayat Huri
16 Feb 2026, 08:30 WIB

Winger Bali United, Rahmat Arjuna dihadang Rizky Ridho/foto dok Bali United

Berita Super League: Kekalahan tipis dari Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (16/2/2026) malam membuktikan bahwa kebobolan di menit awal menjadi bencana yang merusak skenario permainan Bali United.

Pada pertandingan pekan ke-21 Super League musim 2025/2026 itu, petaka untuk tuan rumah bermula ketika pertandingan baru berjalan delapan menit. Akibat kelengahan di barisan belakang, Gustavo Almeida mencetak gol di menit ke-8' dengan memaksimalkan umpan Maxwell.

Gol ini tidak hanya mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu, tetapi juga menciptakan beban mental yang hebat bagi para pemain tuan rumah yang akhirnya gagal mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen menjelaskan situasi yang terjadi terhadap timnya atas hasil pekan ini. Ia mengakui bahwa gol cepat tersebut menjadi faktor pembeda yang sangat krusial bagi moral bertanding anak asuhnya.

"Ya, kami kalah 0-1 dari Persija tapi situasinya memang sulit ketika kami kebobolan di awal. Para pemain sudah bekerja keras untuk menyamakan kedudukan dengan membuat beberapa peluang hanya memang gol di menit awal membuat situasi berbeda," kata Johnny Jansen seperti dikutip dari laman resmi klub.

Upaya bangkit terus dilakukan oleh tuan rumah dengan mengurung pertahanan lawan, terutama di babak kedua. Namun, disiplinnya barisan belakang Persija Jakarta membuat setiap serangan yang dibangun selalu menemui jalan buntu.

Meski penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama dalam laga ini, Johnny Jansen tetap memberikan apresiasi atas kegigihan skuadnya.

"Bagaimana pun saya tetap bangga dengan perjuangan para pemain hingga menit akhir," tambahnya.

Hasil pahit ini menjadi catatan merah ketiga beruntun bagi Bali United, setelah sebelumnya mereka juga takluk dari Persik Kediri (3-2) dan menyerah di tangan Persebaya Surabaya (3-1).

Tren negatif ini menjadi sinyal bahaya bagi Serdadu Tridatu yang masih tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara Super League musim 2025/2026 dengan koleksi 28 poin dari 21 pertandingan.

Artikel Tag: Bali United, Super League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru