Aston Villa Bidik Jean-Philippe Mateta di Tengah Sengketa Kontrak
Aston Villa incar Jean-Philippe Mateta saat masa depannya di Crystal Palace belum jelas. (Foto: Lewis Storey/Getty Images)
Berita Transfer: Aston Villa tengah mempertimbangkan langkah untuk mendatangkan Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace. Penyerang asal Prancis tersebut menjadi salah satu target potensial Villa untuk menambah kedalaman lini depan, terutama setelah Unai Emery kehilangan sejumlah pemain penting pada musim panas ini.
Aston Villa harus menghadapi perubahan besar dalam skuad setelah Morgan Rogers, Ezri Konsa, Youri Tielemans, dan Lucas Digne meninggalkan klub. Meski demikian, Unai Emery tetap memiliki skuad yang cukup kompetitif untuk menghadapi Premier League, Liga Champions, dan dua kompetisi domestik pada musim 2026/27.
Sejumlah pemain baru sudah didatangkan untuk memperkuat tim. Johan Manzambi dan Joao Gomes menambah pilihan di lini tengah, sementara Matteo Ruggeri, Moudou Keba Cisse, dan Aaron Wan-Bissaka memperkuat pertahanan. Villa juga merekrut Zion Suzuki dari Parma sebagai opsi baru di posisi penjaga gawang.
Namun, Aston Villa kini disebut ingin menambah pilihan untuk posisi penyerang yang selama ini menjadi salah satu peran utama Ollie Watkins. Menurut laporan Daily Mail, Villa telah melakukan pendekatan awal kepada Crystal Palace untuk menanyakan kemungkinan transfer Mateta, meski belum mengajukan tawaran konkret untuk pemain berusia 29 tahun tersebut.
Crystal Palace sendiri disebut tidak memiliki keinginan menjual Jean-Philippe Mateta. Sang penyerang masih menjadi bagian penting dari skuad Oliver Glasner, sementara situasi kontraknya juga sedang menjadi persoalan tersendiri setelah ia mengajukan sengketa mengenai masa berlaku kontraknya.
Menurut BBC Sport, Mateta telah membawa persoalan tersebut ke FIFA. Kontrak awalnya bersama Palace ditandatangani setelah menjalani masa pinjaman selama 18 bulan sejak 2021. Pada Januari berikutnya, ia kemudian menandatangani kontrak berdurasi empat setengah tahun dengan klub London tersebut.
Kesepakatan itu juga memiliki opsi perpanjangan selama 12 bulan yang kemudian diaktifkan Palace pada 2024. Dengan demikian, kontrak Mateta saat ini secara resmi berlaku hingga akhir musim 2026/27. Namun, sang pemain berpendapat bahwa tahun terakhir yang berasal dari opsi tersebut seharusnya dinyatakan tidak berlaku.
Kasus Jean-Philippe Mateta telah dibawa ke tribunal independen berdasarkan aturan Premier League. Ia kemudian juga mengajukan perkara tersebut kepada FIFA, tetapi badan sepak bola dunia itu menyatakan bahwa pembatalan klausul tersebut berada di luar kewenangan tata kelolanya.
Situasi tersebut membuat Mateta tetap terikat dengan Crystal Palace hingga berakhirnya kontrak yang berlaku, terlepas dari pandangannya mengenai tahun terakhir kesepakatan tersebut. Sang striker bahkan masih tampil sebagai starter ketika Palace kalah 0-2 dari Everton di Hill Dickinson Stadium pada Sabtu (22/8/2026).
Mateta bermain selama 63 menit dalam pertandingan tersebut sebelum digantikan Jorgen Strand Larsen. Di tengah situasi kontraknya, minat Aston Villa dapat menjadi perkembangan menarik apabila klub benar-benar memutuskan mengajukan tawaran resmi kepada Palace.
Aston Villa sendiri memulai Premier League 2026/27 dengan bertandang ke markas Brighton & Hove Albion pada Ahad (23/8/2026) malam WIB. Emery kini harus menentukan apakah skuad yang ada sudah cukup untuk menghadapi jadwal padat atau masih membutuhkan tambahan pemain, termasuk di lini depan.
Artikel Tag: Crystal Palace, Premier League, Aston Villa, Jean-Philippe Mateta