Kanal

Arthur Irawan Terharu Lihat Loyalitas Persikmania di Stadion Brawijaya

Penulis: Dayat Huri
29 Mei 2026, 04:30 WIB

Loyalitas Persikmania membuat Arthur Irawan terharu/foto dok Persik Kediri

Berita Super League: Laga kandang pamungkas Persik Kediri di kompetisi Super League musim 2025/2026, masih meninggalkan kesan mendalam di hati Arthur Irawan.

Meski skuat Macan Putih dipaksa menyerah dari tim tamu Persija Jakarta dengan skor akhir 1-3, pemilik klub tersebut mengaku terkesan dengan militansi dan euforia luar biasa yang ditunjukkan belasan ribu Persikmania di tribun stadion.

Suasana gemuruh dan penuh sesak seperti ini memang sangat jarang disaksikan sepanjang bergulirnya kompetisi musim ini. Mantan kapten tim Persik Kediri tersebut mengaku terharu sekaligus bangga melihat loyalitas tanpa batas yang ditunjukkan oleh para suporter setia, meskipun performa tim di lapangan belum mampu mempersembahkan kemenangan.

"Hasil pertandingan lalu kurang baik. Tapi saya sangat happy. Saya menikmati suasana stadion penuh dengan suporter. Itu yang membuat saya terharu dan bahagia, walaupun kita kalah. Sampai sekarang euforia itu masih membekas. Jujur, saya kangen suasana seperti ini. Semoga musim depan suporter terus mendukung dan meramaikan stadion," kata Arthur Irawan seperti dikutip dari laman resmi ILeague.

Mantan jebolan Espanyol B tersebut mengungkapkan bahwa mengarungi kompetisi Super League musim ini memang bukan perkara mudah bagi manajemen Persik Kediri.

Terkendala faktor risk assessment kelayakan stadion, tim asuhan pelatih Marcos Reina ini bahkan terpaksa harus mengungsi dan menggelar empat pertandingan kandang mereka di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Selain masalah lokasi pertandingan, Arthur Irawan menyoroti penempatan jadwal laga dari operator kompetisi Super League yang dinilai kurang menguntungkan klub.

Beberapa pertandingan penting yang dilakoni oleh Hamra Hehanussa dan kawan-kawan kerap jatuh pada hari kerja, bukan di akhir pekan, sehingga berimbas langsung pada penurunan jumlah angka kedatangan penonton secara signifikan.

"Saya paham tidak gampang menjelaskan situasi-situasi yang dialami tim musim ini. Kita punya jadwal pertandingan bukan di akhir pekan. Ini membuat animo penonton dan suporter turun. Ada faktor stadion yang terkendala risk assessment, sehingga kuota penonton juga sedikit," tutur Arthur Irawan.

Artikel Tag: Persik Kediri, arthur irawan, Super League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru