Kanal

Arsenal Rekrut Eks Pelatih Lemparan ke Dalam Liverpool, Thomas Gronnemark

Penulis: Fery Andriyansyah
12 Jan 2026, 07:15 WIB

Thomas Gronnemark siap membantu Arsenal dalam perburuan gelar Premier League. (Foto: Nick Taylor/Liverpool FC via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Arsenal kembali menunjukkan keseriusannya dalam perburuan gelar Premier League musim ini. The Gunners resmi merekrut Thomas Gronnemark, mantan pelatih spesialis lemparan ke dalam Liverpool, sebagai bagian dari upaya memaksimalkan keunggulan bola mati.

Mengutip laporan Evening Standard, langkah ini diambil Arsenal untuk memperkuat peluang mereka mengakhiri puasa gelar Premier League yang telah berlangsung sejak 2004. Saat ini, pasukan Mikel Arteta dikenal sebagai salah satu tim paling berbahaya dari situasi bola mati di Inggris, dengan torehan 12 gol dari skema set-piece.

Arsenal juga sedang berada di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City. Situasi tersebut membuat Arteta berupaya memaksimalkan setiap detail kecil yang berpotensi memberi keuntungan tambahan, termasuk melalui kehadiran Thomas Gronnemark yang disebut sebagai salah satu ahli throw-in terbaik di dunia.

Gronnemark bukan nama asing di level elite sepak bola. Ia menghabiskan lima tahun sebagai bagian dari staf kepelatihan Jurgen Klopp di Liverpool sejak 2018, musim yang berakhir manis dengan gelar Liga Champions. Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Gronnemark merupakan atlet asal Denmark dan sempat memegang rekor dunia lemparan terjauh. Meski demikian, olahraga utamanya justru bobsleigh, yang membawanya membela Denmark selama empat tahun.

Perannya di Liverpool menjadi pengalaman pertamanya di Inggris. Di Anfield, Gronnemark dikenal piawai mengajarkan cara mempertahankan penguasaan bola serta membangun serangan efektif dari situasi lemparan ke dalam, aspek yang kerap dianggap sepele dalam sepak bola modern.

Mikel Arteta sebelumnya telah menegaskan pentingnya set-piece dalam perjalanan sebuah tim menuju kesuksesan. “Sepuluh tahun lalu, saya sudah mengatakan bahwa ini adalah hal yang sangat besar. Saya mulai memiliki visi, mencoba menerapkan metode, dan berusaha dikelilingi oleh orang-orang terbaik untuk mewujudkannya,” ujar Arteta.

Thomas Gronnemark sendiri pernah mengungkapkan alasan Jurgen Klopp merekrutnya ke Liverpool. Dalam wawancara pada 2024, ia mengatakan, “Dia (Klopp) menelepon saya dan berkata, ‘Liverpool menjalani musim yang hebat, tetapi kami sangat buruk dalam situasi lemparan ke dalam’.”

Ia menambahkan bahwa Klopp mengetahui dirinya setelah membaca artikel di surat kabar Jerman, Bild. “Data menunjukkan Liverpool berada di peringkat ke-18 Premier League untuk lemparan ke dalam di bawah tekanan. Pada musim pertama saya, angkanya meningkat dari 45,4 persen menjadi 68,4 persen dan kami naik dari posisi 18 ke peringkat pertama,” jelas Gronnemark.

Menurutnya, lemparan ke dalam memiliki peran besar dalam pertandingan. “Orang mungkin mengira ini hanya lemparan ke dalam, tetapi ada sekitar 40–60 dalam satu laga dan itu menghabiskan sekitar 20 menit. Ini adalah hal yang sangat besar dalam sepak bola dan telah diabaikan selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Gronnemark juga membagikan kisah unik saat pertama kali dihubungi Klopp. “Saya benar-benar terkejut ketika Jurgen menelepon. Saat itu saya sedang mengunjungi toko cokelat bersama keluarga. Saya melihat kode +44 dan mengira itu penjual pulpen,” kenangnya sambil tertawa.

“Ketika mendengarkan pesan suaranya, ternyata itu Jurgen. Jantung saya berdebar kencang. Saya bahkan sempat mengemudi hingga masuk ke lapangan rumput ketika dia menelepon kembali. Dia bercerita sedang duduk di kursi pantai di Tenerife sambil membaca Bild, dan itulah pertama kalinya dia mendengar tentang pelatih lemparan ke dalam,” pungkas Gronnemark.

Artikel Tag: Thomas Gronnemark, Arsenal, Premier League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru