Arbeloa: Penalti Itu Jelas, Bahkan di Bulan Sekalipun
Arbeloa: Penalti Itu Jelas, Bahkan di Bulan Sekalipun - sumber: (footballespana)
Berita Liga Spanyol kembali menghangat setelah Real Madrid hanya mampu bermain imbang melawan Girona pada Jumat malam. Alvaro Arbeloa, pelatih Los Blancos, kembali menyoroti kinerja wasit setelah timnya gagal meraih kemenangan untuk ketiga kalinya berturut-turut. Gol penyeimbang dari Thomas Lemar di babak kedua menjadi penghalang utama bagi Real Madrid, yang melakukan rotasi pemain menjelang laga leg kedua melawan Bayern Munich di Liga Champions.
Sorotan utama dalam konferensi pers Arbeloa adalah keputusan wasit yang tidak memberikan penalti pada menit akhir setelah Kylian Mbappe terjatuh di kotak penalti. Arbeloa tampak sangat kecewa dengan keputusan tersebut. "Menurut saya, itu penalti, baik di sini maupun di mana saja. Dan… ya, ini hanya salah satu dari banyak kejadian. Minggu demi minggu, hal ini terus terjadi," ungkapnya.
Insiden lainnya adalah benturan antara Mbappe dan Vitor Reis yang menyebabkan Mbappe berdarah, namun VAR tidak turun tangan. Arbeloa mempertanyakan kapan sebenarnya VAR berfungsi. "Saya sendiri tidak mengerti. Sepertinya VAR hanya muncul ketika diinginkan, dan ketika tidak, ya sudah," tambahnya.
Meski pertandingan melawan Girona tidak memberikan hasil maksimal, Arbeloa merasa timnya seharusnya bisa meraih kemenangan. "Meski tidak bermain sebaik mungkin, ini adalah pertandingan yang seharusnya bisa kami menangkan. Peluang yang kami ciptakan dan sedikitnya yang kami berikan kepada Girona menunjukkan bahwa kami pantas meraih tiga poin," jelas Arbeloa.
Setelah kekalahan dari RCD Mallorca minggu lalu, fokus Madrid kembali dipertanyakan. Namun, Arbeloa tetap optimis. "Saya tidak akan menyerah sampai benar-benar kehilangannya. Hingga hari itu tiba, kami akan terus berjuang. Ini adalah Real Madrid, kami harus bertarung hingga hari terakhir," tegasnya.
Kombinasi Mbappe dan Vinicius Junior juga menjadi perhatian karena Los Blancos belum kembali ke jalur kemenangan sejak Mbappe kembali ke starting XI. Arbeloa tidak khawatir dengan hal ini. "Saya tidak bisa khawatir tentang dua pemain dengan statistik sehebat mereka. Kami harus meningkatkan performa kolektif, terutama menghadapi tim yang bertahan rapat," katanya.
Sementara itu, Eduardo Camavinga mendapat sorotan setelah gagal mengawal lawannya saat gol pembuka Mallorca. Namun, Arbeloa masih yakin dengan potensi Camavinga sebagai gelandang bertahan. "Penting bagi saya untuk melihatnya di posisi itu. Dia merasa nyaman dan memahami apa yang saya harapkan darinya," ujarnya.
Sisi positif datang dari penampilan Jude Bellingham, yang kembali tampil setelah absen lebih dari dua bulan. Arbeloa memuji kebugaran dan kepercayaan diri Bellingham, meski belum memastikan posisinya untuk pertandingan melawan Bayern Munich. "Dia terlihat baik, lincah, dan percaya diri. Ini bagus untuknya kembali ke ritme permainan," puji Arbeloa.
Real Madrid kini bersiap menghadapi Bayern Munich pada Rabu malam dalam leg kedua Liga Champions dengan misi membalikkan defisit 2-1. Camavinga berpeluang menjadi starter dengan absennya Aurelien Tchouameni yang terkena skorsing.
Artikel Tag: Real Madrid, Alvaro Arbeloa