Antonio Vitiello Kritik RedBird Capital Yang Terlihat Tidak Punya Ambisi
Antonio Vitiello
Berita Liga Italia: Jurnalis Antonio Vitiello melontarkan kritik tajam terhadap kepemilikan AC Milan, RedBird Capital, yang dianggap tidak punya ambisi prestasi olahraga.
Dalam kolom mingguannya untuk MilanNews, jurnalis Italia, Antonio Vitiello mempertanyakan apakah para pemilik asal Amerika Serikat tersebut benar-benar memiliki target untuk menang.
Ia menyoroti fakta bahwa rossoneri sudah tidak terlibat dalam perburuan gelar liga selama empat musim berturut-turut. Sejak meraih Scudetto pada tahun 2022, Milan dinilai terus mengalami kemunduran secara kompetitif.
Vitiello memaparkan data objektif yang menunjukkan adanya jarak poin yang sangat lebar (lebih dari 70 poin dalam empat tahun) antara AC Milan dan Inter Milan.
Vitiello juga mengkritik kebiasaan manajemen dalam mencari "kambing hitam" setiap tahunnya. Jika sebelumnya nama-nama seperti Pioli, Fonseca, hingga Theo Hernandez yang disalahkan, kini fokus kritik mulai bergeser kepada Max Allegri dan Rafael Leao.
Menurutnya, model bisnis yang diterapkan oleh Gerry Cardinale saat ini tidak sejalan dengan rasa lapar akan kemenangan dan gairah besar yang dimiliki Milanisti. Hal ini dikhawatirkan dapat membuat penggemar semakin menjauh di masa depan.
Penurunan performa musim ini juga dianggap sangat mengkhawatirkan karena Milan tidak bermain di kompetisi Eropa, namun tetap gagal menunjukkan konsistensi. Jarak poin dengan tim di peringkat kelima pun semakin menipis.
Vitiello menegaskan tanpa adanya perencanaan yang jelas dari RedBird Capital, serta ambisi nyata untuk meraih trofi, Milan akan terus terjebak dalam ketidakpastian.
Artikel Tag: AC Milan, Antonio Vitiello, RedBird Capital