Andoni Iraola Soroti Kinerja Wasit Usai Bournemouth Dikalahkan Sunderland
Andoni Iraola. (Foto: Robin Jones - AFC Bournemouth)
Bournemouth mendapatkan hasil yang sangat mengecewakan pada pertandingan pekan ke-13 Premier League musim ini. Pasalnya, saat mereka tandang ke markas Sunderland di Stadium of Light, Sabtu (29/11) malam WIB, The Cherries menderita kekalahan dengan skor tipis 3-2.
Pada laga tersebut, The Cherries sempat unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak olej Amine Adli pada menit ke-7 dan Tyler Adams di menit ke-15. Namun, tim tuan rumah berhasil bangkit dan mencetak tiga gol balasan sekaligus menyegel kemenangan mereka melalui penalti Enzo Le Fee pada menit ke-30, serta gol Bertrand Traore (46') dan Drian Brobbey (69').
Selepas laga usai, Andoni Iraola mengaku sangat kecewa. Namun, yang membuatnya murka adalah beberapa keputusan wasit yang dianggapnya sangat merugikan timnya. Seperti pemberian hadiah penalti kepada The Black Cats setelah Lloyd Kelly dianggap melakukan pelanggaran pada Jack Clarke di kotak terlarang. Serta kartu merah Lewis Cook pada menit ke-90+6.
"Kami tahu ini akan sulit. Kami bermain cukup baik, tetapi kami belum mengatasi ancaman utama. Mereka telah menghukum kami. Kami sedikit tidak mengerti dengan beberapa keputusan wasit terutama soal penalti," ujar Iraola kepada BBC Match of the Day.
"Ada pelanggaran yang jelas. Ada dorongan dari belakang, dan jika itu tidak cukup untuk pelanggaran, maka itu tidak cukup untuk penalti. Ada sedikit kontak, tapi saya rasa itu tidak cukup untuk menjadi alasan wasit memberikan penalti."
"Saya rasa semua orang yang mendukung tim kami hari ini akan mendapat kartu kuning atau merah. Sangat sulit dengan cara wasit memutuskan segalanya. Dia pada dasarnya kehilangan kendali atas permainan. Saya mengerti apa yang terjadi di stadion.
Artikel Tag: Andoni Iraola, Bournemouth, Premier League, Sunderland