Kanal

Analisis taktik AC Milan, Pendekatan Relationism Sukses ala Max Allegri

Penulis: Uphit Kratos
22 Jan 2026, 00:10 WIB

Max Allegri

Berita Liga Italia: Analisis taktik AC Milan saat menang 1-0 atas Lecce menunjukkan dominasi pendekatan relationism yang diterapkan pelatih AC Milan, Max Allegri di San Siro.

Kemenangan tipis di San Siro ini sangat krusial karena membuat AC Milan terus menempel ketat Inter Milan yang berada di puncak klasemen Serie A. Gol tunggal dicetak oleh pemain pengganti yakni Niclas Fullkrug.

Dalam laga tersebut, Max Allegri membuat 4 perubahan pada susunan pemain inti dengan memasukkan Ardon Jashari, Samuele Ricci, dan Pervis Estupinan. Christian Pulisic juga didorong ke depan untuk mendampingi Rafael Leao.

Saat tidak menguasai bola, AC Milan berubah bentuk antara 3-5-2 dan 4-4-2. Posisi Alexis Saelemaekers menjadi pemicu utama yang menentukan apakah tim akan bermain tetap kompak atau melebar.

Salah satu kunci pertahanan adalah instruksi bagi bek untuk keluar dari posisi guna mengawal lawan secara langsung. Koni De Winter terlihat sangat agresif dalam memenangkan duel di lini belakang.

Max Allegri lebih memilih Christian Pulisic dan Rafael Leao di awal laga karena kecepatan. Ruang di belakang garis pertahanan Lecce yang terbuka membutuhkan pemain dengan profil pelari cepat.

Konsep relationism terlihat saat Adrien Rabiot dan Alexis Saelemaekers bertukar posisi secara cair. Dalam sistem ini, tidak ada posisi tetap karena pemain bergerak berdasarkan koneksi antar rekan di lapangan.

Rabiot didorong lebih tinggi di babak kedua untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain. Hal ini terbukti efektif memberikan tekanan lebih besar dan memenangkan banyak bola kedua di area lawan.

Artikel Tag: Max Allegri

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru