☰
Kanal
✕

Aleksander Ceferin: Intervensi Politik Italia Bisa Rusak Kepercayaan UEFA

Penulis: Uphit Kratos
28 Sep 2026, 07:30 WIB

Aleksander Ceferin

Berita Liga Italia: Presiden UEFA, Aleksander Ceferin kembali mengingatkan soal intervensi politik yang ada di tubuh FIGC bisa rusak kepercayaan UEFA jelang EURO 2032.

Giovanni Malago terpilih sebagai Presiden FIGC pada Juni lalu, namun sepak bola Italia disebut masih jauh dari stabil. Malago diperkirakan akan segera dicopot dalam beberapa pekan mendatang oleh CONI.

Kondisi ini membuka jalan bagi penempatan FIGC di bawah administrasi khusus, dengan alasan teknis bahwa ia tidak secara resmi memiliki keanggotaan FIGC yang disyaratkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Dalam sesi wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, presiden UEFA, Aleksander Ceferin, memberikan peringatan keras terkait krisis internal FIGC yang berpotensi menggerus kepercayaan kepada federasi Italia tersebut

"Tanpa masuk ke interpretasi hukum, saya ingin mengingatkan semua orang bahwa ini bukan pertama kalinya campur tangan eksternal muncul dalam aktivitas Federasi Sepak Bola.” ujar Ceferin.

“FIFA dan UEFA selalu secara tegas menekankan otonomi federasi. Saya berharap badan yang berwenang bisa segera mengambil keputusan sesuai aturan hukum olahraga, karena krisis kelembagaan ini tidak menguntungkan siapa pun,"

Dia kemudian ditanya soal penempatan FIGC di bawah administrasi khusus akan berdampak pada peran Italia sebagai tuan rumah bersama Euro 2032.

"Saya tidak bermaksud mengomentari skenario hipotetis. Belum ada keputusan yang diambil. Saya hanya akan mengatakan bahwa sebagai co-organiser, Italia punya tanggung jawab khusus.”

“Karena itulah, menjaga independensi lembaga olahraga menjadi sangat penting. Intervensi politik apa pun bisa merusak kepercayaan UEFA dan mitra lainnya, yang tidak akan menguntungkan sepak bola Italia maupun turnamen itu sendiri,"

Artikel Tag: UEFA, FIGC, Aleksander Ceferin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru