Alan Shearer Bela Wissa, Nilai Newcastle Belum Dapatkan Versi Terbaiknya
Yoane Wissa dibela legenda Newcastle, Alan Shearer. (Foto: Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Legenda Newcastle United, Alan Shearer, angkat bicara soal performa lini depan The Magpies yang kembali jadi sorotan. Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub dan Premier League, pandangan Shearer soal striker selalu layak diperhitungkan.
Perhatian tertuju pada Yoane Wissa dan Nick Woltemade setelah kekalahan 0-2 dari Manchester City pada leg pertama semifinal Carabao Cup, tengah pekan lalu. Wissa yang dipercaya sebagai ujung tombak gagal memaksimalkan dua peluang emas, sementara Woltemade yang masuk sebagai pemain pengganti juga tak mampu mengubah keadaan.
Hasil tersebut membuat peluang Newcastle untuk lolos ke final Wembley ketiga dalam empat tahun terakhir kian menipis. Kolumnis Chronicle Live, John Gibson, bahkan menyebut performa duet tersebut jauh dari standar penyerang legendaris Newcastle seperti Alan Shearer dan Malcolm Macdonald, serta menilai perekrutan mereka sebagai “sebuah perjudian yang berbalik merugikan”.
Manajer Eddie Howe langsung membela Yoane Wissa. Ia meminta kesabaran publik, mengingat penyerang berharga £55 juta itu baru kembali bugar setelah absen tiga bulan pertama musim ini. Howe menegaskan Wissa tetap menghadirkan ancaman gol bagi tim.
Pandangan tersebut diamini oleh Shearer. Ia yakin Newcastle belum melihat kemampuan terbaik Wissa dan masih ada gol-gol yang akan datang. “Saya paham apa yang Eddie Howe coba lakukan dengan para striker baru karena di posisi itu, opsinya hanya Wissa dan Woltemade,” ujar Shearer. “Newcastle bisa melewati beberapa bulan pertama hanya dengan Woltemade, tapi itu perjudian besar jika Anda hanya mengandalkan satu penyerang tengah setiap pekan.”
Shearer juga menyoroti tekanan mental yang dihadapi seorang striker saat belum mencetak gol. “Sulit bagi penyerang karena hidup mereka adalah gol. Jika gol tidak datang, kepercayaan diri dan keyakinan ikut turun,” lanjutnya. “Tidak diragukan lagi, kita belum melihat versi terbaik Wissa. Saya berharap masih banyak gol yang akan dia cetak.”
Salah satu opsi yang sempat dicoba Howe adalah memasang Wissa dan Woltemade secara bersamaan, seperti saat melawan Bournemouth di Piala FA. Wissa berperan sebagai penyerang utama, sementara Woltemade dimainkan lebih ke dalam sebagai nomor 10 untuk memaksimalkan kreativitasnya.
Namun, Alan Shearer menilai skema tersebut kecil kemungkinan menjadi solusi jangka panjang. Ia menekankan bahwa Woltemade memiliki karakter yang sangat berbeda dibandingkan Alexander Isak, penyerang yang sebelumnya jadi andalan Newcastle.
“Saya rasa Eddie akan enggan memainkan Wissa dan Woltemade bersama secara reguler karena formasi favoritnya 4-3-3 atau 4-5-1 saat bertahan,” kata Shearer. “Masalah Woltemade adalah dia bukan penyerang tengah murni. Dia lebih seperti nomor 10, meski sudah mencetak beberapa gol.”
Menurut Shearer, Newcastle masih dalam tahap mencari keseimbangan terbaik dengan Woltemade di dalam tim. “Kita belum melihat versi terbaiknya dan belum menemukan keseimbangan yang pas. Dia sangat berbeda dengan pemain musim lalu,” tutupnya. “Masih perlu pemahaman bersama antara dia dan rekan-rekannya tentang siapa Woltemade dan apa yang bisa dia berikan untuk tim.”
Artikel Tag: Alan Shearer, Yoane Wissa, Newcastle United