Alami Trauma Maut, Jesus Owono Mundur dari Skuad Guinea Khatulistiwa
Jesus Owono dipastikan absen membela tim nasional Guinea Khatulistiwa di kualifikasi Piala Afrika akibat trauma atas wafatnya Jesus de Miguel. (Foto: Martin Silva Cosentino/NurPhoto via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Penjaga gawang utama tim nasional Guinea Khatulistiwa, Jesus Owono, dipastikan absen dari skuad yang dipersiapkan untuk melakoni pertandingan kualifikasi Piala Afrika bulan ini. Keputusan tersebut diambil oleh federasi sepak bola setempat menyusul duka mendalam serta trauma psikologis yang dialami sang pemain pasca insiden maut yang menewaskan penyerang Tenerife, Jesus de Miguel.
Insiden tragis tersebut bermula dari benturan keras di atas lapangan hijau antara Owono yang membela FC Andorra dan De Miguel saat kedua tim bertanding di kompetisi kasta kedua Liga Spanyol pada Senin (2/11) lalu. De Miguel sempat dilarikan ke ruang perawatan intensif sebelum akhirnya diumumkan meninggal dunia pada Selasa pagi.
Absennya Jesus Owono menjadi kerugian besar bagi kekuatan tim nasional Guinea Khatulistiwa. Kiper berusia 25 tahun tersebut telah menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang sejak usia remaja dan mengantongi pengalaman tampil di tiga edisi babak final Piala Afrika, namun mengalami tekanan mental pasca tragedi memilukan tersebut.
Mantan kiper Alaves itu sebelumnya selalu dipercaya tampil sebagai pengawal pertahanan terakhir pada dua laga awal kualifikasi Piala Afrika 2027 bulan September lalu. Namun, dirinya dipastikan melewatkan dua bentrokan penting menghadapi Zimbabwe di Bata pada 12 November serta laga tandang di Harare pada 16 November mendatang.
Melalui pernyataan resmi yang dirilisnya, Jesus Owono mengungkapkan kesedihan mendalam dan mengaku sangat terpukul hingga kesulitan memproses insiden tragis yang melibatkan dirinya di atas lapangan pertandingan.
"Ini adalah hari-hari tersulit dalam hidup saya. Saya kesulitan menemukan kata-kata, dan saya merasa sangat sulit untuk memproses apa yang telah terjadi. Saya tahu akan ada banyak pertanyaan yang harus dihadapi, dan saya akan menghadapi apa pun yang datang dengan rasa hormat sebesar-besarnya," kata Owono.
Kiper bertinggi badan 183 sentimeter tersebut menambahkan bahwa fokus pikiran dan empati terbesarnya saat ini sepenuhnya tertuju kepada mendiang De Miguel beserta keluarga yang ditinggalkan.
"Namun saat ini, sejujurnya, saya tidak bisa memikirkan hal lain selain Jesus dan rasa sakit yang sedang kami alami. Istirahat dalam damai, Jesus," lanjut Owono.
Pasca insiden tersebut, Owono terpaksa mematikan akun Instagram pribadinya akibat gelombang perundungan serta komentar kejam dari warganet. Federasi Sepak Bola Guinea Khatulistiwa menyampaikan dukungan penuh kepada sang penjaga gawang yang tengah mengalami duka dan trauma mendalam.
Artikel Tag: Piala Afrika, FC Andorra, Guinea Khatulistiwa