Kanal

Berhasil Balas Dendam Pada Roberto Duran, Sugar Ray Leonard Bangga

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Jul 2026, 14:58 WIB

Roberto Duran vs Sugar Ray Leonard

Berita Tinju - Nama Sugar Ray Leonard selalu masuk dalam daftar petinju terbaik sepanjang masa. Bersama Marvin Hagler, Thomas Hearns, dan Roberto Duran, ia membentuk era legendaris yang dikenal sebagai "The Four Kings", empat petinju yang mendominasi dunia tinju sepanjang dekade 1980 an lewat serangkaian pertarungan klasik.

Di antara keempat petinju tersebut, Leonard menjadi satu satunya yang berhasil mencatat kemenangan atas tiga rival besarnya. Meski demikian, perjalanan menuju pencapaian itu tidak berjalan mulus karena ia sempat merasakan kekalahan dari Roberto Duran.

Pada Juni 1980, Duran mengalahkan Leonard melalui kemenangan angka mutlak di Olympic Stadium, Montreal. Saat itu Leonard meninggalkan gaya bertinjunya yang mengandalkan kecepatan dan pergerakan kaki, lalu memilih meladeni permainan agresif Duran. Keputusan tersebut justru menjadi bumerang dan membuatnya harus mengakui keunggulan petinju asal Panama tersebut.

Lima bulan kemudian, keduanya kembali dipertemukan dalam duel ulang yang kemudian menjadi salah satu pertarungan paling terkenal dalam sejarah tinju. Leonard tampil jauh lebih disiplin dengan mengandalkan teknik, kecepatan, dan pergerakan yang menjadi ciri khasnya. Strategi itu berhasil membuat Duran frustrasi hingga akhirnya menyerah pada ronde kedelapan dalam laga yang dikenal dengan sebutan "No Más Fight".

Dalam sebuah wawancara yang kembali beredar, Leonard mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut merupakan momen paling membanggakan sepanjang kariernya.

"Pertarungan kedua melawan Duran adalah kemenangan favorit saya. Pada duel pertama, saya keluar dari rencana pertandingan karena terbawa permainannya. Saya mencoba melawannya dengan cara yang sama, bertarung jarak dekat, padahal itu bukan gaya saya," kata Leonard.

Ia mengaku baru menyadari kesalahannya ketika pertarungan sudah memasuki ronde ronde akhir. Kekalahan itu bahkan sempat membuatnya mempertimbangkan untuk pensiun dari dunia tinju.

"Saya benar benar berpikir untuk berhenti. Saya pergi ke Hawaii bersama istri untuk menenangkan diri. Saat berlari di pantai setiap pagi, banyak orang mengatakan bahwa jika saya bertinju dengan gaya sendiri, saya bisa mengalahkan Duran. Setelah itu saya langsung menghubungi pelatih dan meminta pertarungan ulang secepat mungkin," ujarnya.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Leonard sukses membalas kekalahan sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik dalam sejarah olahraga ini.

Sepanjang karier profesionalnya, Sugar Ray Leonard membukukan rekor 36 kemenangan dari 40 pertarungan. Selain kalah dari Duran pada pertemuan pertama, ia juga mencatat hasil imbang melawan Thomas Hearns pada 1989, sebelum menelan kekalahan dari Terry Norris pada 1991 dan Hector Camacho setelah kembali dari masa pensiun pada 1997.

Artikel Tag: Olympic Stadium, marvin hagler, thomas hearns, Sugar Ray Leonard, Roberto Duran

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru