Ben Shelton Kerja Keras Demi Terhindar Dari Kekalahan Pahit Di Munich
Ben Shelton [Image: Ben Shelton]
Berita Tenis: Ben Shelton berhasil lolos dari lubang jarum demi mempertahankan rekor sempurna di turnamen ATP level 500 pada musim 2026 ketika turun di Munich Open.
Petenis peringkat 6 dunia harus bangkit setelah tertinggal dengan peluang break di set ketiga sebelum melumpuhkan rekan senegaranya, Emilio Nava dengan 7-6, 3-6, 6-3 di babak pertama Munich Open.
Petenis yang kembali ke turnamen di mana ia lolos ke final turnamen clay-court paling prestisius dalam kariernya sampai saat ini pada musim 2025, mempertahankan ketenangan setelah kehilangan servisnya di game pembuka set ketiga sebelum keluar sebagai pemenang setelah 2 jam 6 menit.
“Itu sulit. Tidak hanya melawan sesama petenis AS, tetapi mungkin salah satu teman terbaik saya di turnamen,” ungkap Shelton. “Perkembangannya sangat pesat belakangan ini, jadi, saya merasa gembira melihat bagaimana ia terus berkembang.”
“Say tahu ia tidak 100 persen prima kali ini, jadi, saya merasa sedih tentang itu. Saya harap ia segera kembali 100 persen prima, karena ia bermain dengan luar biasa di clay-court.”
“Ia memiliki servis keras, mirip dengan laga pertama saya dengan Borna Gojo musim lalu, dan itu membuat semuanya benar-benar menyulitkan. Ia mengembalikan dengan baik di akhir set kedua, mematahkan saya di saat-saat krusial. Jadi, bisa melaluinya, saya merasa sangat gembira. Mengawali perjalanan saya di sini, di Munich, ini adalah tempat yang istimewa bagi saya dan saya hanya merasa gembira bisa terus melangkah.”
Berkat kemenangan tersebut, petenis berusia 23 tahun kini mencatatkan 6-0 di turnamen ATP level 500 pada musim ini setelah ia memenangkan gelar di Dallas pada bulan Februari. Tetapi sejak saat itu, petenis kidal asal AS melalui jalan teerjal dan hanya mencatatkan 2-3 usai melakoni turnamen di Indian Wells, Miami, dan Houston. Tetapi ia akan berharap kembali ke Munich akan membantunya melangkah lebih jauh di turnamen tersebut.
Kini, petenis unggulan kedua, Shelton akan berusaha memetik kemenangan lain ketika ia berhadapan dengan Alexander Blockx di babak kedua Munich Open setelah petenis berkebangsaan Belgia menyisihkan petenis tuan rumah, Yannick Hanfmann dengan 7-6, 6-2.
Petenis unggulan kelima, Francisco Cerundolo dan petenis unggulan ketujuh, Arthur Rinderknech termasuk petenis yang memetik kemenangan di laga pembuka Munich Open.
Petenis berkebangsaan Argentina, Cerundolo dengan mudah membantai petenis berkebangsaan India, Sumit Nagal dengan 6-2, 6-2, sehingga ia mencatatkan 11-1 di laga pembuka turnamen sejak bulan Oktober musim lalu.
Menantikan petenis peringkat 19 dunia, Cerundolo di babak kedua adalah petenis berkebangsaan Belanda, Botic van de Zandschulp yang mengalahkan petenis berkebangsaan Swiss, Marc Andrea Huesler dengan 7-6, 6-3.
Sementara petenis berkebangsaan Prancis, Rinderknech mengeleminasi rekan senegara Shelton, Alex Michelsen dengan 6-3, 6-3, sehingga ia semakin mendominasi head to head mereka dengan 4-0. Di babak kedua, ia akan menghadapi petenis berkebangsaan Brazil, Joao Fonseca atau petenis berkebangsaan Chili, Alejandro Tabilo.
Artikel Tag: Munich Open, Francisco Cerundolo, Ben Shelton