Ben Shelton Kerja Keras Demi Hindari Kekalahan Memilukan Di Basel
Ben Shelton [image: Swiss Indoors]
Berita Tenis: Ben Shelton berhasil melewati duel adu servis yang sengit di Swiss Indoors Basel. Ia mencatatkan 44 ace untuk mengatasi tantangan berat di babak pertama turnamen ATP level 500 tersebut.
Petenis peringkat 4 dunia berjuang keras demi menaklukkan rekan senegaranya, Aleksandar Kovacevic — seorang lucky loser yang tampil lepas — dengan 6-7, 7-6, 7-6 dalam upayanya mengejar gelar juara Swiss Indoors Basel.
Petenis yang mencapai final di Basel musim 2024, dipaksa bermain ekstra keras di sepanjang tiga set yang berlangsung sangat ketat. Tetapi, ia mampu mengandalkan servisnya dan meningkatkan performa di momen-momen krusial untuk mengunci kemenangan dalam pertandingan yang berdurasi 2 jam 36 menit.
“Saya cukup antusias dengan hal itu,” ujar Shelton saat diberi tahu berapa banyak ace yang ia cetak. “Menjelang rangkaian turnamen dalam ruangan ini, kami fokus membahas penempatan servis. Kami mengubah teknik servis saya. Bisa tampil di pertandingan pertama dan melakukan servis seperti yang saya tunjukkan tadi, saya sangat puas. Seperti inilah cara untuk menang di lapangan dalam ruangan yang cepat.”
Tidak banyak perbedaan berarti di antara kedua petenis AS di sepanjang duel babak pertama Swiss Indoors Basel tersebut. Kovacevic beberapa kali tampak menoleh ke arah timnya dengan raut frustrasi, meskipun ia sempat memegang kendali permainan dalam durasi yang cukup lama.
Petenis peringkat 84 dunia, Kovacevic terus tampil solid saat memegang servis, memadukan penempatan bola yang cerdas dengan kesadaran taktis yang tajam. Tetapi, petenis unggulan pertama mampu mengimbangi langkahnya, bahkan sempat mencetak empat ace secara berturut-turut di service game pertamanya di set kedua.
“Saya baru saja menyederhanakannya sedikit, mencoba membuatnya lebih menyerupai gerakan melempar,” tutur Shelton mengenai penyesuaian pada servisnya. “Saya berusaha lebih fokus mengejar target daripada sekadar melihat angka kecepatan bola. Biasanya, saya sering terjebak untuk terus memantau kecepatan bola, yang justru membuat saya melakukan servis secara berlebihan. Kali ini, saya rasa saya cukup berhasil untuk tidak terlalu sering melihat angka tersebut dan hasilnya sudah terbukti.”
Runner up US Open musim 2026 pada akhirnya mampu menjaga ketenangan di babak tiebreak set penentu yang menegangkan. Berkat keberhasilan tersebut, ia terhindar dari status sebagai petenis unggulan pertama yang tersingkir di babak pembuka turnamen Basel sejak musim 2001.
Selanjutnya, Shelton akan menghadapi petenis tuan rumah yang menerima wild card, Jerome Kym yang secara mengejutkan menaklukkan petenis peringkat 61 dunia, Arthur Rinderknech dengan 7-6, 6-4.
Artikel Tag: Ben Shelton, Aleksandar Kovacevic, Swiss Indoors