WNBA dan Serikat Pemain Jalani Negosiasi Maratin Selama 10 Jam Soal CBA
Direktur eksekutif serikat pemain WNBA Terri Carmichael Jackson mengatakan pembicaraan menunjukkan perkembangan positif, meskipun kesepakatan final belum tercapai. (Foto: AP)
Pihak liga Women's National Basketball Association (WNBA) dan serikat pemainnya menggelar sesi negosiasi maraton selama sekitar 10 jam dalam upaya mencapai kesepakatan baru terkait perjanjian kerja bersama atau collective bargaining agreement (CBA).
Direktur eksekutif serikat pemain WNBA Terri Carmichael Jackson mengatakan pembicaraan yang berlangsung hingga dini hari tersebut menunjukkan perkembangan positif, meskipun kesepakatan final belum tercapai.
“Banyak percakapan yang mengarah ke arah yang benar,” kata Jackson pada Rabu pagi, seraya menambahkan bahwa proses negosiasi akan terus dilanjutkan.
Pertemuan tersebut berlangsung di New York dan dimulai sekitar pukul 17.00 waktu setempat, dengan para pemain meninggalkan lokasi pertemuan sekitar pukul 03.00 dini hari tanpa memberikan komentar kepada media.
Beberapa pemain yang turut hadir dalam tim perunding serikat antara lain Nneka Ogwumike, Breanna Stewart, Alysha Clark, dan Brianna Turner.
Sementara dari pihak liga hadir komisaris WNBA Cathy Engelbert, kepala operasional liga Bethany Donaphin, serta pemilik klub New York Liberty Clara Wu Tsai.
Negosiasi ini berlangsung di tengah tekanan waktu karena liga sebelumnya menyebut kesepakatan awal setidaknya harus dicapai pada pekan ini agar musim baru dapat dimulai sesuai jadwal.
Salah satu isu utama yang masih menjadi perdebatan adalah pembagian pendapatan antara liga dan pemain.
Dalam proposal sebelumnya, serikat pemain mengusulkan agar pemain menerima rata-rata 26 persen dari total pendapatan kotor liga selama masa berlaku perjanjian baru.
Usulan tersebut mencakup porsi sekitar 25 persen pada tahun pertama kontrak. Namun pihak liga menilai angka tersebut tidak realistis.
Sebagai alternatif, liga menawarkan skema pembagian lebih dari 70 persen dari pendapatan bersih, dengan persentase tersebut berpotensi meningkat seiring pertumbuhan liga di masa mendatang.
Kesepakatan ini juga penting untuk memastikan berbagai agenda pramusim berjalan sesuai rencana, termasuk draft ekspansi bagi dua tim baru di Portland dan Toronto yang dijadwalkan berlangsung pada awal April.
Selain itu, proses penawaran kontrak bagi pemain bebas transfer dijadwalkan pada 7–8 April, diikuti periode negosiasi tim dengan pemain yang berstatus free agent sebelum masa penandatanganan kontrak resmi berlangsung pada 12–18 April.
Kamp pelatihan tim direncanakan dibuka sehari setelah periode tersebut berakhir, sementara musim baru WNBA dijadwalkan dimulai pada 8 Mei.
Sebelumnya, bintang basket Caitlin Clark juga mendorong kedua pihak untuk mempercepat negosiasi dengan bertemu langsung hingga kesepakatan tercapai.
Usulan tersebut turut didukung oleh Stewart yang menilai pertemuan tatap muka dapat membantu mempercepat proses penyelesaian.