Timnas Basket Indonesia Atasi Perlawanan Singapura
Timnas Basket Indonesia Atasi Perlawanan Singapura
Berita Basket IBL: Timnas Basket IndonesiaFIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1 dengan manis. Tim besutan David Singleton mengatasi perlawanan Singapura dengan skor 80-54.
Bermain sekitar 23 menit, Yudha Saputera jadi top skorer dengan mencetak 16 poin. Dia berhasil membuat lima tembakan dari 11 percobaan, yang tiga diantarannya adalah three points. Pemain Satria Muda Pertamina Bandung itu juga menyumbang tiga assist, satu rebound, dan satu steal.
“Bagi saya. Ini kurang bagus untuk memulai sebuah kompetisi. Tetapi kami masih punya ruang untuk berkembang. Jadi kami akan memperbaiki penampilan dan kami akan bersiap untuk pertandingan berikutnya," ujar Yudha Saputera.
Sementara MVP IBL 2026, Rio Disi, membukukan 15 poin, juga dengan tiga kali three point, empat rebound, empat assist, dan satu steal. Selanjutnya ada Jerome Anthony Beane Jr. dengan torehan 13 poin, delapan rebound, empat assist, dan dua steal.
Dari timnas Indonesia, 11 dari 12 pemain mencetak poin. Pemain yang tidak mencetak poin adalah Antoni Erga, karena tanpa melakukan percobaan tembakan sepanjang sembilan menit. Namun pemain Bogor Hornbills tersebut menyumbang dua rebound dan satu assist.
Sebaliknya, dari kubu Singapura, Jay Shai Lin mencetak 19 poin. Dia satu-satunya pemain Singapura yang menyelesaikan laga dengan double digit points. Dari catatan FIBA, maka ini menjadi kemenangan ketiga Indonesia dari Singapura, dari tiga kali pertemuan (3-0) untuk turnamen resmi FIBA.
Indonesia hanya tertinggal di dua menit pertama, setelah itu mereka mendominasi permainan, hingga mencetak keunggulan 36 poin di kuarter keempat. Indonesia unggul rebound dengan perbandingan 44-33, meskipun masih dinilai kurang bagus oleh pelatih David Singleton. Apalagi Indonesia juga melakukan 14 kali turnovers, yang dikonversi menjadi 12 poin oleh Singapura.
"Yudha bermain bagus secara defense dan memberikan total team effort. Kami akan melihat video untuk memperbaiki penampilan kami. Terutama kami harus cepat beradaptasi dengan permainan fisik di turnamen ini," kata Coach Dave, sapaan akrabnya.
Untuk sementara, Timnas Basket Indonesia memimpin Grup C dengan rekor 1-0. Pertandingan selanjutnya adalah melawan Hong Kong, pada hari Minggu, 30 Agustus mendatang. Jika Indonesia mengincar lolos ke Round 2, maka mereka harus setidaknya berada di peringkat ketiga untuk Grup C.
Artikel Tag: FIBA Asia Cup, Timnas basket Indonesia, Yudha Saputera