☰
Kanal
✕

Tatum Gembira Berduet dengan Idola Masa SMA, Paul George

Penulis: Damar Yuliarti
12 Okt 2026, 15:45 WIB

Tatum Gembira Berduet dengan Idola Masa SMA, Paul George - sumber: (mainbasket)

Berita Basket NBA

Jayson Tatum akhirnya merasakan pengalaman yang telah lama dinantikan. Bintang Boston Celtics ini kini berbagi lapangan dengan Paul George, sosok yang telah menjadi inspirasinya sejak masa SMA. Pertemuan bersejarah itu terjadi ketika Celtics menghadapi Philadelphia 76ers dalam laga pramusim NBA 2026-2027 di TD Garden, Boston, pada Sabtu (10/10) lalu. Celtics tampil perkasa dan mengandaskan Sixers dengan skor telak 144-106.

Pada pertandingan tersebut, Tatum mencuri perhatian dengan kontribusi 23 poin, 5 rebound, dan 4 asis dalam waktu 27 menit. Sementara itu, George yang baru saja memulai debut pramusimnya bersama Celtics, menyumbangkan 13 poin, 5 rebound, 4 asis, dan 5 steal. Bagi Tatum, laga ini memiliki arti mendalam. Bukan sekadar kemenangan, tapi momen untuk bermain satu tim dengan pemain yang selama ini dikaguminya.

“Rasanya luar biasa bisa bermain dengannya. Paul adalah seseorang yang sudah saya kagumi sejak lama. Saya ingin melihat hal-hal istimewa yang bisa dia bawa ke dalam tim,” kata Tatum. Kekaguman Tatum terhadap George bukanlah hal baru. Sebelum menjadi salah satu bintang utama NBA, Tatum telah mempelajari permainan veteran tersebut untuk mengasah kemampuannya.

Tatum bahkan mengungkapkan bahwa gaya bermain George menjadi salah satu referensinya sejak masa sekolah di Chaminade College Preparatory School. Kebiasaan ini berlanjut ketika ia bermain untuk Duke University sebelum menjadi pilihan ketiga di NBA Draft 2017. Kini, Tatum tidak hanya bisa belajar melalui rekaman pertandingan tetapi juga berlatih dan bertanding bersama idola yang telah lama dikaguminya.

Celtics mendapatkan George usai melepas Jaylen Brown ke Sixers dalam pertukaran besar pada awal Juli lalu. Celtics juga memperoleh empat pilihan draft, masing-masing dua di putaran pertama dan kedua. Pertukaran ini mengakhiri duet Brown dan Tatum yang pernah membawa Celtics menjuarai NBA 2024, sekaligus mengubah peta kekuatan Wilayah Timur. Kehadiran Brown bahkan mempengaruhi keputusan LeBron James untuk bergabung dengan Sixers.

George datang dengan catatan yang menjanjikan meski musim terakhirnya bersama Sixers tidak mulus. Musim lalu, George mencatat rata-rata 17,3 poin, 5,3 rebound, dan 3,6 asis per gim dalam 37 pertandingan, dengan akurasi tripoin 39,2 persen. Namun, ia melewatkan sejumlah pertandingan akibat cedera dan menjalani skorsing 25 pertandingan karena melanggar kebijakan antidoping NBA, yang membuat kontribusinya sepanjang musim tidak maksimal.

Artikel Tag: Paul George

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru