Kanal

Pelatih Michigan State Tom Izzo Ungkap Hampir Latih Phoenix Suns Musim Lalu

Penulis: Hanif Rusli
03 Apr 2026, 04:13 WIB

Tom Izzo sempat melakukan pembicaraan mendalam dengan pemilik mayoritas Suns, Mat Ishbia, yang juga mantan anak asuhnya di Michigan State Spartans. (Foto: AP)

Pelatih kepala Tom Izzo mengungkapkan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan secara serius untuk meninggalkan dunia basket kampus dan melatih di NBA bersama Phoenix Suns pada musim panas lalu.

Izzo menyebut ia telah melakukan pembicaraan mendalam dengan pemilik mayoritas Suns, Mat Ishbia, yang juga merupakan mantan anak asuhnya di Michigan State Spartans.

Keduanya memiliki hubungan erat sejak Ishbia menjadi bagian dari tim juara nasional tahun 2000.

Dalam wawancaranya di acara “The Dan Patrick Show”, Tom Izzo mengakui tawaran tersebut sangat menggoda. Ia bahkan sempat merasa ingin bergabung kembali dengan Ishbia di level profesional.

Namun pada akhirnya, pelatih berusia 71 tahun itu memutuskan tetap bertahan di Michigan State.

“Saya sudah menerima beberapa tawaran dari NBA sebelumnya, dan tahun lalu saya benar-benar mempertimbangkan peluang di Phoenix. Itu keputusan yang sulit karena saya ingin bekerja sama lagi dengannya,” ujar Izzo.

Meski begitu, Izzo tidak secara eksplisit mengonfirmasi apakah ia telah menerima tawaran resmi sebagai pelatih kepala.

Ia hanya menyebut bahwa kedua pihak “berbicara serius” mengenai kemungkinan tersebut.

Pada akhirnya, Suns menunjuk Jordan Ott sebagai pelatih kepala.

Ott sendiri memiliki koneksi kuat dengan Michigan State, pernah menjadi asisten di bawah Izzo sebelum berkarier di NBA.

Tom Izzo merupakan salah satu pelatih paling berpengaruh di basket kampus Amerika Serikat.

Sejak menangani Michigan State pada musim 1995-96, ia telah membawa timnya tampil dalam 28 turnamen NCAA secara beruntun dan mencapai delapan Final Four.

Ia juga dikenal sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah konferensi Big Ten.

Meski beberapa kali dikaitkan dengan peluang melatih di NBA, termasuk bersama Cleveland Cavaliers dan Atlanta Hawks, Izzo sejauh ini selalu memilih bertahan di level perguruan tinggi.

Keputusan tersebut kembali ditegaskannya setelah musim ini, usai membawa Michigan State hingga Sweet 16 sebelum tersingkir oleh UConn Huskies.

Ia menegaskan masih memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara nasional kedua dalam kariernya.

Dengan komitmen tersebut, Izzo dipastikan tetap menjadi bagian penting dari Michigan State, meski godaan dari NBA terus datang dalam beberapa tahun terakhir.

Artikel Tag: NBA, NCAA, Tom Izzo

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru