Kanal

Miami Heat Tumbangkan Bulls dengan Selisih Skor Bersejarah

Penulis: Damar Yuliarti
02 Feb 2026, 09:51 WIB

Miami Heat Tumbangkan Bulls dengan Selisih Skor Bersejarah - sumber: (mainbasket)

Berita Basket NBA: Bam Adebayo dan Pelle Larsson tampil gemilang dengan masing-masing mencetak 20 poin, ketika Miami Heat mencatatkan margin kemenangan terbesar ketiga dalam sejarah mereka dengan mengalahkan Chicago Bulls 134-91 pada Minggu malam (1/2) waktu AS. Heat tidak pernah tertinggal dan memastikan kemenangan seri musim reguler dengan skor 3-1, serta unggul hingga 54 poin dalam pertandingan tersebut.

Kel’el Ware menambahkan 17 poin, sementara Andrew Wiggins dan Jaime Jaquez Jr. masing-masing menyumbang 14 poin. Davion Mitchell, yang baru kembali dari cedera bahu, turut berkontribusi dengan 13 poin bagi Miami. Tim ini tampil tanpa kehadiran guard Norman Powell, yang absen karena alasan pribadi, dan Tyler Herro yang masih cedera tulang rusuk.

Di sisi lain, Chicago Bulls dipimpin oleh Coby White yang mencetak 16 poin. Dua pemain inti, Nikola Vucevic dan White, kembali ke starting lineup setelah Vucevic absen di pertandingan sebelumnya untuk beristirahat dan White pulih dari cedera betis. Vucevic menyumbang 12 poin dalam laga ini.

Bulls harus berjuang tanpa sejumlah pemain kunci seperti Josh Giddey, Zach Collins, Jalen Smith, dan Tre Jones yang masih dibekap cedera. Pertandingan ini menjadi momen langka dalam sejarah NBA, di mana dua tim bertemu tiga kali berturut-turut dalam musim reguler, pertama kali terjadi dalam 54 tahun terakhir.

Dalam pertandingan tersebut, Miami mendominasi perolehan poin di area dalam dengan keunggulan 72-44. Miami mencatatkan akurasi tembakan 50,5 persen dari lapangan dan memasukkan 14 dari 38 tembakan tripoin (36,8 persen). Sebaliknya, Chicago hanya mampu mencetak 32,2 persen dari lapangan dan 6 dari 41 tembakan tripoin (14,6 persen).

Keunggulan 54 poin Miami ini merupakan yang terbesar kedua musim ini, setelah sebelumnya mencatatkan 45 poin saat melawan Memphis pada 24 Oktober. Catatan ini juga menjadi yang terbesar kedua dalam era pencatatan pertandingan sejak 1996. Sementara bagi Chicago, defisit 54 poin adalah yang terburuk sejak kalah 58 poin dari Boston pada 8 Desember 2018.

Pertandingan ini juga menutup serangkaian pertemuan unik antara kedua tim, sebuah kejadian yang belum pernah terjadi di NBA sejak 1972, di mana dua tim saling berhadapan tiga kali berturut-turut di musim reguler. (tor)

Artikel Tag: Bam Adebayo, Miami Heat

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru