Mavericks dan Rockets Gelar Laga Pramusim di Makau 2026
Mavericks dan Rockets Gelar Laga Pramusim di Makau 2026 - sumber: (mainbasket)
Berita Basket NBA kembali menyapa penggemar di Cina dengan pertandingan pramusim yang mempertemukan Dallas Mavericks dan Houston Rockets di Makau pada 9 dan 11 Oktober 2026. Pertandingan ini bertempat di Venetian Arena, yang dioperasikan oleh Sands Corp., perusahaan yang juga dipimpin oleh pemilik Mavericks, Patrick Dumont.
Sudah dua musim berturut-turut NBA menggelar pertandingan di Cina. Tahun sebelumnya, pada 10 dan 12 Oktober 2025, Phoenix Suns dan Brooklyn Nets menandai kembalinya NBA ke wilayah tersebut sejak 2019, juga diadakan di lokasi yang sama, Venetian Arena. Keterlibatan Jos Tsai, pendiri Alibaba Group dan pemilik Nets, menjadi faktor penting dalam kehadiran Nets dan Mavericks pada NBA China Games.
Patrick Dumont mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan Mavericks ke Makau, menyoroti keramahan luar biasa yang ditawarkan oleh properti Sands. “Keberhasilan NBA China Games 2025 menunjukkan kekuatan NBA dalam menciptakan keterlibatan penggemar dan pengalaman menarik di seluruh dunia. NBA China Games 2026 akan menjadi kesempatan besar lainnya menampilkan liga dan atlet kelas dunia serta keseruan yang dibawanya,” ujar Dumont.
Rockets, dengan sejarah panjangnya di Cina, menjadi pilihan tepat untuk kembali tampil di negara ini. Waralaba ini dikenal sebagai tempat legenda basket Cina, Yao Ming, menghabiskan karier NBA-nya dari 2002 hingga 2011. Rockets telah mempensiunkan nomor 1 milik Yao Ming pada 2017 dan telah bermain dalam laga pramusim di Cina sebanyak enam kali sejak 2004.
Patrick Fertitta, Wakil Gubernur Houston Rockets, menekankan hubungan kuat antara Rockets dan penggemar basket di Cina sejak merekrut Yao Ming sebagai pilihan pertama NBA Draft 2002. Ia mengingatkan akan kenangan indah yang dibangun Rockets saat bermain di luar negeri.
Meskipun sempat mengalami pemblokiran selama enam tahun akibat pernyataan kontroversial dari Daryl Morey terkait dukungannya terhadap demonstran di Hongkong, NBA terus berupaya untuk kembali menjadikan Cina sebagai pasar terbesarnya di luar negeri. (rag)