Kanal

Las Vegas Aces Cari Kebangkitan saat Hadapi Los Angeles Sparks

Penulis: Hanif Rusli
11 Mei 2026, 04:47 WIB

A’ja Wilson menjadi satu-satunya pemain Las Vegas Aces yang paling konsisten dalam menyerang saat dikalahkan Phoenix Mercury. (Foto: AP)

Las Vegas Aces berusaha bangkit dari awal musim yang mengecewakan saat menghadapi Los Angeles Sparks pada laga lanjutan WNBA, Minggu (10/5) waktu setempat atau Senin pagi WIB.

Juara bertahan WNBA itu datang ke pertandingan dengan modal kekalahan telak 66-99 dari Phoenix Mercury pada laga pembuka musim sehari sebelumnya.

Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil terburuk Las Vegas dalam beberapa musim terakhir.

Las Vegas Aces tampil buruk terutama di sisi pertahanan setelah membiarkan Phoenix mencetak rentetan poin besar pada kuarter kedua dan ketiga.

Pelatih Becky Hammon secara terbuka mengkritik performa timnya usai pertandingan.

“Saya rasa kami belum berada dalam kondisi fisik yang cukup baik untuk bermain di level yang kami butuhkan,” ujar Hammon.

“Pertahanan kami terlihat seperti tidak pernah dilatih, padahal kami melakukannya setiap hari di latihan.”

Hammon juga menyoroti kurangnya disiplin tim dalam menjalankan detail permainan yang selama ini menjadi kekuatan utama Las Vegas Aces.

“Hal-hal kecil yang biasanya menjadi pembeda tidak kami lakukan. Sampai kami memutuskan untuk menjalankannya dengan benar, kami akan terus kalah seperti ini,” katanya.

Masalah pertahanan menjadi perhatian utama Aces setelah Phoenix mampu memasukkan 11 dari 24 percobaan tembakan tiga angka pada laga sebelumnya.

Padahal musim lalu Las Vegas termasuk salah satu tim dengan pertahanan perimeter terbaik di WNBA dengan membatasi lawan hanya mencetak 31,6 persen tembakan tiga angka.

Selain pertahanan, Aces juga kesulitan menemukan konsistensi serangan di luar kontribusi A’ja Wilson.

Pemain empat kali MVP WNBA itu mencetak 19 poin saat melawan Mercury, sementara Jackie Young menambahkan 12 poin.

Las Vegas berharap bisa segera menemukan ritme permainan ketika menghadapi Sparks yang musim lalu memiliki pertahanan terburuk di liga.

Los Angeles rata-rata kebobolan 88,2 poin per pertandingan pada musim 2025 dan menjadi tim dengan jumlah tripoin lawan terbanyak.

Namun, Sparks kini datang dengan komposisi yang jauh berbeda dibanding musim lalu.

Salah satu tambahan terbesar mereka adalah forward veteran Nneka Ogwumike, MVP WNBA 2016 yang didatangkan setelah bermain bersama Seattle Storm.

Kehadiran Ogwumike diyakini meningkatkan ambisi Los Angeles untuk kembali bersaing di papan atas.

Guard Sparks Kelsey Plum, yang sebelumnya membantu Las Vegas meraih gelar juara pada 2022 dan 2023 sebelum pindah ke Los Angeles musim lalu, menyebut kedatangan Ogwumike sebagai perubahan besar bagi tim.

“Saat Nneka bergabung musim ini, saya merasa visi yang saya lihat terhadap tim ini mulai dipahami semua orang,” ujar Plum kepada Los Angeles Times.

Musim lalu Ogwumike mencatat rata-rata 18,3 poin dan tujuh rebound per pertandingan bersama Seattle.

Ia kini memperkuat lini depan Sparks bersama Dearica Hamby, mantan pemain Aces yang membukukan rata-rata 18,4 poin dan 7,9 rebound pada 2025.

Los Angeles juga masih memiliki Cameron Brink, pilihan nomor dua draft WNBA 2024 yang dikenal sebagai pemain bertahan potensial.

Namun, Brink masih berusaha mendapatkan konsistensi setelah beberapa kali terganggu cedera dalam dua musim pertamanya.

Dalam 34 pertandingan sepanjang kariernya di WNBA, Brink mencatat rata-rata 6,1 poin dan 4,8 rebound per gim.

Pertandingan melawan Sparks menjadi kesempatan penting bagi Las Vegas Aces untuk segera memperbaiki permainan sebelum tekanan semakin besar di awal musim.

Artikel Tag: Los Angeles Sparks, WNBA, Las Vegas Aces

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru