Efri Meldi Minta Maaf Usai Rajawali Medan Gagal ke Playoff
Efri Meldi Minta Maaf Usai Rajawali Medan Gagal ke Playoff
Berita Basket IBL: Pelatih Rajawali Medan, Efri Meldi, meminta maaf kepada manajemen dan penggemar, setelah gagal antarkan timnya lolos ke playoff.
"Semua orang akan lihat hasil. Tapi saya melihat dari proses. Ini salah saya sebagai pelatih. Saya siap mendapatkan evaluasi. Saya minta maaf ke Raja Fams (penggemar Rajawali Medan)," ungkap Efri Meldi.
Rajawali membangun tim yang solid di musim 2026. Menempatkan Efri Meldi sebagai arsitek, serta merekrut Brandone Francis sebagai jenderal lapangan. Tujuan Rajawali sudah jelas, bahwa mereka ingin lolos ke Playoffs. Perjalanan Rajawali musim ini dimulai dengan luar biasa. Mereka menang tiga laga beruntun (3-0) di awal musim. Tapi situasinya berubah drastis ketika badai cedera menghantam. Bahkan Rajawali sempat menelan tujuh kekalahan beruntun, sebelum akhirnya bisa memenangkan laga terakhir
"Apa pun masalah yang dilalui tim dari awal hingga akhir, tidak akan menjadikan alasan. Tapi saya gagal, saya akui itu," kata Coach Meldi, mengakui bahwa tidak bisa mencapai target. "Namun saya merasa membangun standar yang bagus di setiap tim saya melatih. Saya yakin tahun depan tim ini bisa berkembang, dengan saya atau tanpa saya."
Coach Meldi sendiri mengakui bahwa dirinya harus mengatasi jarak usia yang terlampau jauh antara pemain lokal dan pemain asing Rajawali. Jarak tersebut juga membuat perbedaan yang nyata mengenai pengalaman bermain. Tetapi dia berterima kasih kepada semua pemain asing Rajawali musim ini, bahwa mereka bisa memberikan dukungan untuk pemain-pemain lokal. Bukan hanya sekadar bermain, tapi juga membagi ilmu dan pengalamannya.
Artikel Tag: IBL, Efri Meldi, Rajawali Medan