Atlanta Dream Hadapi Connecticut Sun dalam Duel Kontras Klasemen
Salah satu faktor penting di balik performa impresif Atlanta Dream adalah kontribusi Angel Reese yang semakin menonjol dalam sistem permainan pelatih Karl Smesko. (Foto: AP)
Pemuncak klasemen Wilayah Timur WNBA, Atlanta Dream, akan berusaha melanjutkan tren positif saat menjamu tim juru kunci Connecticut Sun.
Keduanya akan bertanding dalam lanjutan musim reguler yang berlangsung di College Park, Georgia, Selasa (2/6) waktu setempat atau Rabu pagi WIB.
Kedua tim datang dengan situasi yang sangat berbeda. Atlanta menikmati awal musim yang menjanjikan dan kini mengoleksi rekor 5 kemenangan serta 2 kekalahan.
Sebaliknya, Connecticut masih berjuang keluar dari dasar klasemen dengan catatan 2 kemenangan dan 8 kekalahan.
Atlanta Dream memasuki pertandingan ini setelah memenangi tiga dari empat laga terakhir mereka.
Salah satu faktor penting di balik performa impresif tersebut adalah kontribusi Angel Reese yang semakin menonjol dalam sistem permainan pelatih Karl Smesko.
Dalam kemenangan 86-66 atas Portland Fire pada Jumat lalu, Reese tampil dominan dengan membukukan 18 poin, 12 rebound, dan lima assist.
Ketiga catatan tersebut menjadi salah satu penampilan terbaiknya sejak bergabung dengan Atlanta Dream pada offseason lalu.
Smesko mengaku puas dengan perkembangan pemain berusia 24 tahun tersebut dan ingin terus melibatkan Reese sebagai salah satu pusat permainan tim.
Menurutnya, Reese memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat saat menguasai bola, baik ketika menyerang langsung ke ring maupun saat harus menemukan rekan setim yang berada dalam posisi terbuka.
Musim ini, Reese mencatat rata-rata 13,1 poin dan memimpin Atlanta Dream dalam kategori rebound dengan 11 rebound per pertandingan.
Sementara itu, Allisha Gray masih menjadi pencetak angka utama tim dengan rata-rata 20,4 poin per laga, disusul Rhyne Howard yang menyumbang 16,5 poin.
Di kubu lawan, Connecticut Sun berupaya membangun momentum setelah meraih kemenangan langka pada akhir pekan lalu.
Setelah kalah dalam delapan dari sembilan pertandingan pembuka musim, Sun akhirnya mengalahkan Los Angeles Sparks dengan skor tipis 84-81 pada Sabtu.
Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral penting bagi skuad asuhan Rachid Meziane yang sepanjang musim kesulitan menemukan konsistensi permainan.
Meski demikian, tantangan berikutnya tidak mudah.
Connecticut kembali harus menjalani laga tandang setelah baru saja menyelesaikan rangkaian lima pertandingan beruntun di markas lawan sebelum kembali ke kandang pada akhir pekan lalu.
Pelatih Meziane menilai timnya telah menunjukkan karakter yang kuat meski hasil pertandingan belum sesuai harapan.
Ia berharap kemenangan atas Sparks dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain menjelang perjalanan tandang menghadapi Atlanta dan Chicago Sky.
Salah satu masalah utama Connecticut musim ini adalah produktivitas serangan. Memasuki pekan ini, Sun menjadi tim dengan rata-rata poin terendah di WNBA, yakni hanya 75,6 poin per pertandingan.
Brittney Griner masih menjadi andalan utama dengan rata-rata 13,5 poin per laga.
Center veteran tersebut justru pernah membela Atlanta musim lalu sebelum menandatangani kontrak satu tahun bersama Connecticut pada April lalu.
Selain Griner, rookie Aneesah Morrow juga tampil cukup konsisten dengan rata-rata 12 poin dan 10,1 rebound per pertandingan.
Secara statistik dan performa terkini, Atlanta lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Namun Connecticut berharap hasil positif akhir pekan lalu dapat menjadi awal kebangkitan mereka dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen Wilayah Timur.
Artikel Tag: WNBA, Connecticut Sun, Atlanta Dream