Bagnaia Mulai Redam Kritik ke Ducati Usai Ada Pejabat Tim yang Tersinggung
Francesco Bagnaia mulai meredam kritikan tajamnya untuk Ducati usai ada salah satu pejabat Ducati Corse MotoGP yang tersinggung.
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia disebut mulai mengurangi kritiknya terhadap Ducati setelah mengetahui reaksi Mauro Grassilli terhadap sejumlah komentarnya. Hubungan Bagnaia dan Ducati sempat memanas di tengah periode sulit yang dialaminya dalam 18 bulan terakhir.
Francesco Bagnaia memang sedang berada dalam periode sulit bersama Ducati.
Performa pembalap asal Italia tersebut merosot drastis dalam 18 bulan terakhir, bahkan membuat banyak pihak di paddock MotoGP kebingungan.
Situasi tersebut juga membuatnya beberapa kali secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa motor Ducati. Kritik yang disampaikannya rupanya tidak selalu diterima dengan baik oleh pihak internal tim.
Menurut laporan yang mengutip pernyataan Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, Mauro Grassilli (Sporting Director Ducati Corse) sempat merasa tersinggung dengan sejumlah komentar Pecco sepanjang musim 2025.
"Mauro Grassilli menerima beberapa pernyataan Pecco pada 2025 lebih buruk dibandingkan yang lainnya," kata Tardozzi, dikutip dari La Gazzetta dello Sport.
Situasi tersebut kemudian membuat Pecco disebut mulai lebih berhati-hati dalam menyampaikan kritiknya kepada Ducati.
Salah satu momen yang menjadi sorotan terjadi pada MotoGP Jepang 2025. Bagnaia tampil sangat kompetitif di Motegi setelah motor yang digunakannya disebut memiliki karakteristik yang lebih mendekati Desmosedici GP24.
Penampilan tersebut semakin memunculkan spekulasi mengenai pengembangan motor Ducati GP25, termasuk anggapan bahwa karakter motor lebih sesuai dengan Marc Marquez.
Namun performanya kembali terpuruk setelah balapan di Jepang. Ia bahkan gagal mencetak satu poin pun dalam lima seri berikutnya.
Kondisi tersebut membuat juara dunia MotoGP tiga kali ini semakin merasa frustasi. Pada MotoGP Aragon 2026, ia kembali melontarkan kritik keras setelah mengalami akhir pekan yang buruk.
Kekecewaan itu terlihat jelas setelah sesi latihan Jumat. Pecco gagal mengamankan tempat di Q2 dan terlihat langsung meninggalkan garasi Ducati setelah kembali ke pit tanpa menoleh ke arah salah satu mekaniknya.
Situasi semakin menarik karena kru Bagnaia justru terlihat sangat antusias merayakan keberhasilan Pedro Acosta finis kedua di Aragon.
Acosta sendiri akan bergabung dengan Ducati pada MotoGP 2027 dan mengambil alih posisinya di tim pabrikan.
Dengan situasi tersebut, hubungannya dengan Ducati menjadi salah satu cerita menarik menjelang berakhirnya kebersamaan mereka. Setelah sebelumnya lebih vokal mengkritik motor Ducati, pembalap berusia 29 tahun itu kini disebut belajar lebih berhati-hati setelah mengetahui bagaimana komentarnya diterima oleh salah satu petinggi penting tim.
Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP 2026, Mauro Grassilli