Kanal

Bagi Jannik Sinner, Kemenangan Seperti Ini Mengubah Hidupnya

Penulis: Dian Megane
27 Nov 2023, 21:30 WIB

Jannik Sinner berpose dengan gelar Davis Cup musim 2023 [image: reuters]

Berita Tenis: Setelah 47 musim, Italia kembali memenangkan gelar Davis Cup dan petenis andalan mereka, Jannik Sinner termasuk petenis yang berkontribusi terhadap kemenangan tersebut.

Gelar Davis Cup tersebut merupakan gelar kedua bagi Italia.

Dalam konferensi pers, petenis peringkat 4 dunia berterima kasih kepada timnya dan membicarakan tentang kemenangan yang luar biasa.

“Darren Cahill, saya pikir sangat penting bagi saya, ia membantu saya tumbuh berkembang sebagai seorang petenis dan saya merasa saya mendapatkan kepercayaan diri yang luar biasa,” ungkap Sinner.

“Yang jelas, ia memberi sesuatu yang baru bagi tim dan kombinasi dirinya dan Vagnozzi memberi saya kestabilan. Kami bekerja sama dengan sangat baik. Yang pasti, sangat membantu bahwa saya mencintai lapangan ini dan dalam ruangan, dan turnamen-turnamen terakhir setiap musim selalu digelar di dalam ruangan.”

“Dalam satu bulan terakhir, saya merasa cukup prima dan kemenangan ini sangat penting bagi saya dan keseluruhan tim.”

Seperti layaknya petenis peringkat 4 dunia, petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic yang kalah dari petenis peringkat 4 dunia di semifinal Davis Cup, juga memenangkan kompetisi beregu putra tersebut pada musim 2010. Dari kemenangan tersebut, petenis berkebangsaan Serbia menorehkan sejarah. Para penggemar Italia berharap hal yang sama terjadi pada petenis peringkat 4 dunia.

“Di sini berbeda, anda tidak bermain demi diri anda sendiri, tetapi demi seluruh tim. Saya pikir setiap kami merasa gembira bisa menjadi bagian semua ini, saya berterima kasih kepada tim untuk Bologna di mana saya tidak bisa berada di sana. Datang dari Turin (ATP Finals) saya bermain dengan mengerahkan 100 persen dan saya pikir seluruh tim mendorong diri mereka sendiri sampai batas, itu kunci kesuksesan,” papar Sinner.

“Kami semua masih muda dan memiliki potensi luar biasa, kecuali Simone yang telah melakoni Davis Cup selama 15 musim! Kami masih berambisi dan berhadap bisa memenangkannya sekali lagi. Tentu, kini kami mengetahui kami telah memenangkannya, setidaknya satu kali dan ini perasaan yang istimewa, sesuatu yang mengubah hidup anda.”

Sinner telah menjadi petenis yang berperan penting terhadap kesuksesan Italia, terutama berkat kemenangan di laga nomor tunggal dan ganda melawan Djokovic di semifinal. Di final, ia menutupnya dengan kemenangan telak melawan petenis berkebangsaan Australia, Alex De Minaur. Sebelum itu, rekan senegaranya, Matteo Arnaldi mengalahkan Alexei Popyrin dengan tiga set.

Artikel Tag: Tenis, davis cup, Jannik Sinner, Novak Djokovic

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru