☰
Kanal
✕

Sikat Unggulan Teratas Taiwan, Amalia-Fadia Juara Hylo Open 2026

Penulis: Yusuf Efendi
02 Nov 2026, 12:45 WIB

Amalia Cahaya Pratiwi-Siti Fadia Silva Ramadhanti/[Foto:PBSI]

Pasangan ganda putri Indonesia, Amalia Cahaya Pratiwi - Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil meraih gelar juara turnamen Hylo Open 2026 BWF World Tour Super 500 usai di laga puncak mengalahkan unggulan teratas asal Taiwan, Hsu Yin Hui - Lin Jhih Yun.

Menempati unggulan kelima, Amalia Cahaya Pratiwi - Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menundukkan Hsu Yin Hui - Lin Jhih Yun dua game langsung yang cukup ketat dengan skor 21-18 dan 21-19, dalam pertandingan yang berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken Jerman pada Senin (2/11) dinihari WIB.

Amalia-Fadia mengawali pertandingan dengan baik unggul cepat 4-1 di awal game pertama. Namun, pasangan Taiwan merespon dengan baik menyamakan kedudukan menjadi 6-6 hingga berbalik unggul 6-8 sebelum menutup interval dengan selisih tiga poin 8-11.

Selepas restart, enam poin beruntun berhasil dikemas oleh Amalia-Fadia untuk bisa memimpin 15-12. Dari sini pasangan Merah Putih terus mempertahankan keunggulan hingga akhir menutup game pertama.

Sempat mengawali game kedua dengan keunggulan 2-0 ,  Amalia-Fadia kembali harus tertinggal oleh kebangkitan pasangan Taiwan lima poin beruntun untuk memimpin 2-5. Namun, dengan cepat Amalia-Fadia juga mencoba untuk membalas menyamakan kedudukan menjadi 7-7 meskipun Hsu Yin Hui - Lin Jhih Yun kembali bisa menjauh di interval dengan kedudukan 9-11.

Selepas restart Amalia-Fadia tak membiarkan pasangan Taiwan untuk mendominasi permainan. Perlahan pasangan Indonesia bisa menyamakan kedudukan menjadi 15-15.

Meski kembali tertinggal 16-18, namun tiga poin beruntun berhasil diraih Amalia-Fadia untuk berbalik unggul 19-18 hingga kemudian kembali merebut game kedua 21-19, sekaligus memastikan gelar Hylo Open 2026.

Artikel Tag: Siti Fadia Silva Ramadhanti, Amalia Cahaya Pratiwi, Hsu Yin Hui, Hylo Open 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru