Pramod Bhagat Kampiun SL3 BWF Kejuaraan Dunia Para 2026
Pramod Bhagat/[Foto:Sportstar]
Pramod Bhagat dari India meraih medali emas SL3 putra dengan kemenangan telak dua set langsung atas Muhammad Al Imran dari Indonesia di Kejuaraan Dunia Para BWF di Manama Bahrain pada hari Sabtu.
Pramod Bhagat yang berusia 37 tahun mengalahkan lawannya dengan skor 21-12, 21-18 di final untuk meraih medali emas tunggal keempat berturut-turut di kejuaraan dunia dan gelar dunia keenamnya secara keseluruhan di kategori tersebut.
Kemenangan ini menggarisbawahi dominasi Bhagat yang berkelanjutan di divisi SL3, yang merujuk pada klasifikasi untuk pemain yang berdiri dengan gangguan signifikan pada anggota tubuh bagian bawah.
Bhagat, yang mengidap polio saat berusia lima tahun, telah meraih medali emas tunggal kejuaraan dunia pada tahun 2009, 2015, 2019, 2022, dan 2024.
Setelah kemenangan pada hari Sabtu, ia melampaui legenda Tiongkok, Lin Dan, yang memenangkan lima gelar juara dunia tunggal putra dalam bulu tangkis untuk atlet non-difabel, menjadikan Bhagat sebagai juara tunggal putra paling berprestasi sepanjang sejarah kejuaraan dunia dalam olahraga ini.
Kemenangan ini juga menandai penebusan yang signifikan bagi Bhagat, yang menjalani skorsing 18 bulan karena melanggar klausul anti-doping Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tentang keberadaannya, yang memaksanya absen dari Paralimpiade Paris 2024.
Pramod Bhagat kemudian berpasangan dengan Sukant Kadam untuk meraih gelar ganda putra SL3-SL4, mengalahkan sesama pemain India, J. Dilli dan N. Sivakumar, dengan skor 21-19, 21-16 di final.
Pasangan unggulan teratas India ini mengendalikan fase-fase penting pertandingan puncak untuk melengkapi raihan ganda emas bagi Bhagat.
Dalam hasil lainnya, N. Sivakumar meraih posisi runner-up di kategori tunggal putra SL4 setelah kalah dari unggulan teratas Lucas Mazur dari Prancis dengan skor 12-21, 21-19, 14-21 di final.
M. Ramadass dari India, unggulan teratas di nomor tunggal putri SU5, harus puas dengan medali perak setelah kalah 11-21, 11-21 dari Yang Qiu Xia dari Tiongkok di pertandingan final.
Unggulan teratas N. Sumathy Sivan juga finis sebagai runner-up di kategori tunggal putri SH6 setelah kalah 14-21, 21-12, 17-21 dari Li Feng asal Tiongkok dalam final tiga set yang sengit.
Artikel Tag: Bahrain, Para bulu tangkis, Pramod Bhagat