Kanal

Pontianak Indonesia Masters Naik Level Dari International Challenge

Penulis: Yusuf Efendi
01 Sep 2026, 12:45 WIB

Yuni Kartika/[Foto:Djarum Badminton]

Setelah raihan tiga gelar juara pekan lalu, Kota Pontianak kembali menjadi tuan rumah ajang turnamen Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang akan bergulir pada tengah pekan ini di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak Kalimantan Barat.

Dengan gelaran International Challenge dan kini menjadi Indonesia Masters, gelaran di Kota Khatulistiwa menjadi naik level yang tentunya persaingan juga akan semakin ketat.

"Setelah International Challenge, sekarang Pontianak langsung naik level dengan hadirnya Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai penyelenggara, tetapi sekaligus kebanggaan karena masyarakat Pontianak dapat kembali menyaksikan pertandingan dengan persaingan yang lebih ketat," ujar Yuni melalui siaran pers Humas PP PBSI.

"Kami ingin semakin banyak 'Badminton Lovers' yang datang ke GOR Terpadu Ahmad Yani dan ikut merasakan langsung atmosfer pertandingan internasional," demikian Yuni.

Selain levelnya naik, hadiah uang turnamen Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 juga meningkat menjadi USD 120.000 atau berkisar 1,85 miliar rupiah.

Sementara ketua Pengurus Provinsi PBSI Kalimantan Barat (Kalbar), Joko Sularso mengatakan bahwa terpilihnya Kalimantan Barat sebagai tuan rumah ajang BWF menjadi bukti bahwa perkembangan bulu tangkis di Kota Khatulistiwa semakin baik.

"Ini momentum yang sangat baik untuk bulu tangkis di Kalimantan Barat. Dalam waktu yang berdekatan, Pontianak dipercaya menggelar dua turnamen internasional dan sekarang meningkat ke level BWF Tour Super 100," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI, Senin (31/8).

"Ini menunjukkan bahwa Pontianak memiliki potensi dan kapasitas untuk menjadi salah satu kota penyelenggara event bulutangkis internasional," Joko, menjelaskan.

Mantan juara Asia Anthony Sinisuka Ginting jadi salah satu pemain senior Tanah Air yang ikut meramaikan turnamen BWF World Tour Super 100 itu.

Meski harus turun ke level Super 100, Anthony Ginting akan berupaya untuk bisa meraih poin maksimal demi bisa bersaing merangkak ke turnamen papan atas dunia.

"So far, untuk persiapan sampai ke hari ini menjelang Indonesia Masters Super 100 ini, kita sudah menjalankan dengan baik. Tidak ada hambatan dan halangan. Tadi pagi juga saya sudah dapat kesempatan buat adaptasi (dengan lapangan), dan nggak banyak perbedaan," ujar Anthony kepada wartawan saat sesi jumpa pers di Pontianak, Senin (31/8).

"Yang penting fokusnya itu nanti di lapangannya aja kayak gimana," Anthony, menambahkan.

Dua juara Polytron Pontianak International Challenge lainnya, Wahyu Prasetyo / Pulung Ramadhan serta Dejan Ferdinansyah / Apriyani Rahayu diharapkan bisa melanjutkan momentum di turnamen ini, meskipun persaingan juga akan semakin berat di turnamen World Tour.

Meski berada di level Super 100, tiket masuk Polytron Pontianak International Challenge akan tetap sama dengan pekan lalu yang diharapkan mampu menarik animo masyarakat Kota Khatulistiwa untuk hadir mendukung para pemain Merah Putih.

Artikel Tag: PBSI, Anthony Sinisuka Ginting, Dejan Ferdinansyah, Wahyu Prasetyo, Yuni Kartika, Indonesia Masters 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru