Pengakuan! Lee Chong Wei Adalah Pahlawan Malaysia
Goh Liu Ying-Lee Chong Wei-Chan Peng Soon/[Foto:Sporstarlive]
Berita Badminton : Legenda bulu tangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei mungkin telah pensiun dari olahraga ini, tetapi ia masih memiliki tempat khusus di hati para penggemar di seluruh negara, menurut rekan senegara dan juga sahabatnya, Chan Peng Soon.
Peng Soon yang memenangkan medali perak ganda campuran bersama dengan Goh Liu Ying di Olimpiade Rio 2016, adalah bagian dari pertandingan eksibisi 'Grand Stars Match' yang juga menampilkan Lee, pada Desember tahun lalu.
Pertandingan yang dilakukan dengan maksud untuk mengumpulkan dana untuk yayasan Lee Chong Wei itu juga melibatkan pemain peringkat 7 dunia asal Indonesia, Jonatan Christie.
"Lee Chong Wei seperti kakakku. Dia juga membimbing junior-junior lainnya. Ada banyak hal yang bisa dipelajari darinya karena dia sangat berpengalaman. Dia adalah pahlawan negara kami dan orang Malaysia menempatkannya di tempat khusus di hati mereka," kata Peng Soon.
"Pertandingan Grand Match dilakukan untuk tujuan mulia dan untuk menikmati permainan sebagai pemain dan penggemar. Setelah pensiun, ini adalah pertandingan pertama Lee. Jadi kami bersenang-senang dengannya," ungkap Peng Soon.
Pemain spesialis ganda berusia 31 tahun itu saat ini mewakili Bengaluru Raptor di Premier Badminton League (PBL). Timnya lolos ke semifinal musim ini setelah mengalahkan Awadhe Warriors 5-0 di Hyderabad.
"Saya sangat senang bermain di PBL. Bagi saya, tim Raptors seperti keluarga. Kami menikmati pertandingan bersama, tidak ada tekanan. Kapten saya (Sai Praneeth) mengatakan kepada saya untuk menikmati juga. Dia sangat ramah dan tenang selama pertandingan dan latihan," katanya.
Chan dan Goh telah melawan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa sebanyak empat kali dan rekor head to head mereka adalah sama kuat 2-2.
Pada kejuaraan Commonwealth 2018, mereka bertemu dua kali, sekali saat perebutan medali perunggu ganda campuran di turnamen Individual, di mana pasangan Malaysia berhasil menang, sementara bentrokan lainnya terjadi dalam pertandingan final turnamen beregu campuran, yang mana Satwik/Ashwini berhasil menjadi pemenang dan membawa tim India mengklaim medali emas di Gold Coast, Australia.
"Mereka (Satwik dan Ashwini) sangat konsisten baru-baru ini. Mereka tidak melakukan banyak kesalahan. Dan Satwik memiliki pukulan yang sangat kuat yang kadang-kadang menakutkan. Saya sangat kecewa kehilangan final beregu Commonwealth Games karena saya tidak mampu tampil baik menjalani bagian saya hari itu. Namun, sangat bagus bahwa India memenangkan pertandingan beregu campuran untuk pertama kalinya," jelas juara Thailand Masters 2019 itu.
Artikel Tag: Chan Peng Soon, Goh Liu Ying, Lee Chong We